Jumlah Tenaga Kesehatan Menjadi Perhatian Gubernur Kalteng

canalberita.com — Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menginginkan adanya peningkatan jumlah tenaga kesehatan dan penunjang lainnya seiring dengan pertumbuhan masyarakat.

Selain itu kuantitas maupun kualitas pusat pelayanan kesehatan di Kalteng harus terus ditingkatkan, baik dalam penanganan COVID-19, stunting, maupun lainnya.

Dijelaskan, jumlah tenaga kesehatan dan penunjang lainnya pada rumah sakit maupun puskesmas se-Kalimantan Tengah saat ini mencapai hingga 18 ribu lebih.

“Terlebih peningkatan kualitas SDM bagi nakes, seperti dokter, perawat dan lainnya. Kami juga memprioritaskan peningkatan kualitas dan kuantitas sarana prasarana kesehatan,” kata Sugianto Sabran, dikutip dari Antara, Sabtu 16 Oktober 2021.

Gubernur Kalteng dua periode ini juga menekankan agar rumah sakit di provinsi setempat memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pra sejahtera.

Pihaknya menginginkan agar seluruh masyarakat di Kalteng bisa mendapatkan layanan kesehatan dan mengakses fasilitas kesehatan dengan mudah serta terjangkau. Untuk itu pemprov berupaya secara optimal agar pelayanan kesehatan merata di wilayah setempat.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul, menjelaskan, Pemprov Kalteng telah menggelar rakor bidang kesehatan tingkat provinsi 2021 untuk mengidentifikasi serta menganalisis permasalahan layanan kesehatan di Kalteng.

“Terlebih saat kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung hingga saat ini,” kata dia.

Pihaknya ingin menyepakati solusi terhadap ragam isu strategis, tujuan, sasaran, maupun arah kebijakan pelayanan kesehatan di Kalteng, sehingga terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dengan kabupaten dan kota dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

 

Disclaimer Artikel ini merupakan kerja sama Canal Berita dengan Berita Sampit. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Berita Sampit.