Perjalanan Budaya Politik yang Berkembang di Indonesia

canalberita.com — Budaya politik tak bisa terlepas dari kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk di Indonesia. Budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia adalah hasil akhir dari pembelajaran, pemahaman, dan analisis politik yang dilakukan masyarakat di dalam kurun waktu tertentu. Budaya politik antar negara cenderung berbeda-beda, tergantung dari kondisi negara dan pemerintahan setempat.

Jenis-jenis Budaya Politik

Dikutip dari buku Sejarah dan Budaya Politik, Nina Herlina Lubis, (2002:10), inilah beberapa jenis budaya politik yang berkembang di seluruh dunia:
  • Budaya Politik Parokial
Budaya politik ini mencakup wilayah yang terbatas, yaitu zona kedaerahan. Di dalam budaya politik parokial, tingkat keterlibatan masyarakat di dalam bidang politik sangatlah rendah. Hal itu disebabkan oleh tingkat pendidikan yang rendah.
Karena itu, budaya politik ini biasanya ada di kelompok masyarakat tradisional atau daerah terpencil.
  • Budaya Politik Subjek
Budaya politik ini tercipta pada suatu masyarakat yang kurang peduli dan tidak mempunyai kesadaran besar terhadap sistem politik yang sedang berjalan.
Di dalam budaya politik subjek, masyarakat lebih tertarik kepada hasil dari penyelenggaraan politik tersebut, sedangkan di dalam proses politiknya, partisipasi dan keterlibatan mereka cukup rendah.
Oleh karena itu, dalam budaya politik subjek, peran masyarakat untuk memengaruhi sistem politik amat kecil. Jenis ini menunjukkan bahwa masyarakatnya hanya menunggu kebijakan para pemegang kebijakan.
  • Budaya Politik Partisipan
Budaya politik ini tercipta pada suatu masyarakat yang sadar dan berpartisipasi cukup besar di dalam kontestasi politik negaranya.
Di dalam budaya politik ini, masyarakatnya menyadari hak dan kewajiban sebagai warga negara, sehingga punya daya yang kuat untuk memengaruhi kebijakan politik. Jadi, para pemegang kebijakan tidak bisa mengambil keputusan secara sepihak.
Budaya politik partisipan ini dianut oleh negara yang menganut sistem demokrasi, di mana masyarakat dan pemerintah memiliki hak dan kebebasan yang setara.

Perjalanan Budaya Politik yang Berkembang di Masyarakat Indonesia

Perjalanan budaya politik di Indonesia berawal dari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 76 tahun silam. Sejak merdeka, Indonesia telah beberapa kali mengganti model demokrasinya. Secara umum, periode demokrasi Indonesia dibagi menjadi 4 fase, yaitu:

  • Demokrasi Parlementer/Liberal (1950-1959)
  • Demokrasi Terpimpin (1959-1966)
  • Demokrasi Pancasila (1966-1998)
  • Reformasi (1998-sekarang)
Menurut pendapat para ahli, meskipun Indonesia merupakan negara demokrasi, tetapi budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia bersifat mixed political culture alias budaya politik campuran.
Di beberapa daerah kecil, seperti desa atau pedalaman gunung, masyarakatnya menganut budaya politik parokial. Hal ini dikarenakan tingkat pendidikan yang rendah dan kurangnya sarana-prasarana yang dapat menjangkau mereka. Sementara di kota-kota besar, masyarakatnya menganut budaya politik partisipan.
Itulah penjelasan tentang budaya politik yang berkembang di masyarakat Indonesia. Yuk, terus kawal proses demokrasi negeri ini.

 

 

 

(sumber: Kumparan)