Ujang Iskandar “Doktor Jagung” yang Terseret Kasus Korupsi Jagung
JAKARTA,CanaBerita-Anggota DPR RI Ujang Iskadar ditangkap Kejaksaan Agung di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, pada Jumat, 26 Juli 2024.
Penangkapan politisi Partai Nasdem ini sebagai upaya paksa menghadirkan saksi untuk diminta keterangan oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah sebagai saksi perkara tindak pidana korupsi.
Hal tersebut berdasarkan Surat Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Undang Mugopal, Nomor: B-1826/0.2/Fd.2/07/2024, Perihal: Bantuan Pemanggilan Saksi III yang ditujukan kepala Kepala Kejaksaan Negeri Kotawaringin Barat, tanggal 19 Juli 2024.
Dalam surat tersebut menerangkan, berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah Nomor: PRIN-01/0.2/09/2023 Jo PRIN-08/0.2/Fd.2/07/2024 tanggal 01 Juli 2024.
Dalam surat tersebut Ujang Iskandar dipanggil sebagai saksi dalam perkara tindak pidana korupsi dalam penyimpangan dana penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat kepada Perusda Perkebunan Agrotama Mandiri pada tahun 2009.
Dalam catatan redaksi, pada tahun 2016 Ujang Iskandar yang juga Bupati Kotawaringin Barat menjadi saksi di Pengadilan Negeri Palangka Raya dalam persidangan kasus tindak pidana korupsi Perusda Agrotama Mandiri dengan kerugian sebesar Rp 663 juta (Putusan Nomor. 22/Pidsus-TPK/2017/PN.Plk.
Perusda tersebut salah satu programnya adalah pengembangan komoditas jagung di wilayah Desa Sungai Pakit dan diklaim oleh Ujang Iskandar yang saat itu menjabat Bupati Kotawaringin Barat sebagai salah satu terobosan pemeritah daerah dalam memberdayakan ekonomi masyarakat yang sukses, meskipun sekarang sudah beralih fungsi sebagai lahan perkebunan kelapa sawit.
Klaim suksesnya program pengembangan komoditas jagung tersebut, menghantarkan Ujang Iskandar meraih gelar Doktor dengan predikat Cum Laude dari Universitas Gajah Mada dengan Disertasinya “Politik Jagung: Transformasi Budaya Pada Komunitas Petani Melalui Program Pengembangan Komoditas Jagung di Kotawaringin Barat”. Dengan gelar akademik tersebut, Ujang Iskadar dikenal sebagai “Doktor Jagung”.
Penulis: cnb Editor: alfrid u gara

