Tajam Mengungkap Peristiwa

Di Hadapan Ratusan Warga Cempaga Hulu, Koyem-SHD Sampaikan Komitmen untuk Kalteng “HEBAT”

SAMPIT,CanalBerita– Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Nadalsyah alias Koyem dan Supian Hadi alias SHD, menggelar pertemuan dengan tim relawan pemenangan mereka di Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa, 15 Oktober 2024.

Calon Gubernur Kalteng, Nadalsyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan yang menyambut kedatangan mereka di wilayah tersebut. “Kami, Koyem-SHD, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para relawan yang telah mempersiapkan penyambutan ini untuk kami,” ucap Nadalsyah.

Pasangan tersebut disambut dengan antusias oleh warga setempat yang datang dari beragam latar belakang, menciptakan suasana penuh kekeluargaan.

Nadalsyah menambahkan bahwa dalam kampanye menjelang pemilihan kepala daerah Kalteng, mereka berdua membagi wilayah kunjungan. Nadalsyah berfokus pada wilayah utara Kalteng, sementara Supian Hadi berkampanye di wilayah barat.

“Kami telah menyerap berbagai aspirasi masyarakat, termasuk masalah infrastruktur, kesehatan, pertanian, ekonomi, dan sosial. Banyak masyarakat mengeluhkan kondisi jalan yang rusak,” ujarnya.
Ia berharap tim pemenangan tetap solid dalam memperjuangkan visi pembangunan Kalteng yang lebih hebat bersama pasangan Koyem-SHD.

“Mudah-mudahan relawan tetap solid hingga pelaksanaan Pilkada pada 27 November 2024 mendatang, dan kita dapat memenangkan pasangan Koyem-SHD,” tambahnya.

Sementara itu, calon Wakil Gubernur Kalteng, Supian Hadi, menyampaikan bahwa selama beberapa waktu terakhir, ia telah mengunjungi wilayah barat Kalteng, termasuk desa-desa terpencil.

“Selama kunjungan saya ke desa-desa, banyak warga mengeluhkan tidak adanya pekerjaan, khususnya di Seruyan dan Lamandau. Beberapa masyarakat bahkan terpaksa mencuri sawit untuk bertahan hidup,” ujarnya.

Supian menilai bahwa pemerataan pembangunan belum dirasakan oleh masyarakat, terutama di wilayah barat, dan hal ini disebabkan oleh kurangnya program pemerintah yang berfokus langsung pada kebutuhan masyarakat.

“Kami tidak menyalahkan masyarakat. Ini adalah akibat dari kurangnya perhatian pemerintah terhadap program yang berdampak langsung bagi masyarakat, sehingga mereka terpaksa melakukan tindakan tersebut,” imbuhnya.

Ia memastikan bahwa jika mereka diberi amanah oleh masyarakat Kalteng, mereka akan berkomitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat. “Insya Allah, jika kami diberi amanah oleh masyarakat Kalimantan Tengah, kami akan bekerja dengan tulus dan ikhlas, mengabdikan jiwa dan raga untuk membangun Kalteng, serta siap selalu melayani masyarakat,” tutup Supian Hadi. (adv)