JAKARTA,CanalBerita-Bertepatan masa kampanye dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) tahun 2024, Komisi Pemberantasan orupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemprov Kalsel pada Miggu, 6 September 2024.
Seperti diketahui, salah satu kandidat calon Gubernur Kalimantan Selatan, yaitu Raudhatul Jannah yang akrab di apa Acil Odah merupakan dari Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kalsel.
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, OTT di Kalsel tersebut terkait dengan korupsi pengadaan barang dan jasa
“Patut diduga,” kata Alexander Marwata, pada Senin, 7 September 2024.
Alexander tidak menjelaskan detail soal perkara. Alexander hanya menyebut ada uang yang diterima orang diduga kepercayaan Gubernur. “Uang baru nyampe di tangan orang yang diduga kepercayaan gubernur,” katanya.
Ketika diminta wartawan siapa yang dimaksud. Dia hanya menjelaskan KPK kerap menangani kasus dugaan suap yang melalui perantara orang kepercayaan pejabat.
“Dalam banyak kasus memang suap atau gratifikasi diberikan lewat orang-orang kepercayaan dari penyelenggara negara,” ujar Alexander. (red)

