BNN Kota Palangka Raya Sosialisasi Bahaya Narkoba kepada Pelajar
PALANGKA RAYA,CanalBerita-Badan Narkotika Nasional atau BNN Kota Palangka Raya gelar sosialisasi tetang bahaya Narkoba kepada pelajar SMA se Kota Palangka Raya. Sosialisasi di pimpin langsung oleh Kepala BNN Kota Palangka Raya Kombes Pol I Wayan Korna, bertempat di SMAN 4 Palangka Raya, Rabu 8 Maret 2023.
Dihadapan peserta sosialisasi, Kepala BNN Kota Palangka Raya menjelaskan terkait Undang-Undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009, serta singkatan dari Narkoba itu sendiri yaitu; narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya.
“Menurut UU Narkotika Pasal 1 ayat 1 disebutkan bahwa Narkotika merupakan zat atau obat baik yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, yang bersifat alamiah, sintetis atau semisintetis sehingga menimbulkan penurunan kesadaran, halusinasi, dan rasa rangsang,” jelas Kombes Wayan.
Berdasarkan data dari kominfo 2021, Kombes Wayan mengungkapkan, penggunaan narkoba berada pada kalangan anak muda berusia 15-35 tahun dengan proporsi sebanyak 82,4% berstatus sebagai pemakai. Sedangkan 47,1% berperan sebagai pengedar dan 31,4% sebagai kurir.
Menurut Kombes Wayan jika melihat data yang ada, masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Pada masa ini, kebanyakan kalangan muda cenderung mengikuti apa yang teman-teman mereka lakukan dan memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi untuk mencoba-coba atau mengikuti trend/gaya hidup.
Wayan menjelaskan bahwa Narkoba memiliki dampak langsung dan dampak tidak langsung. Dampak langsung meracuni Narkoba terhadap tubuh manusia antara lain berupa gangguan pada jantung, tulang, pembuluh darah, kulit, paru-paru, dan penyakit menular yang berbahaya seperti AIDS, Herpes, TBC, Hepatitis, dan lain-lain.
“Untuk dampak langsung bagi kejiwaan antara lain bisa menyebabkan gangguan jiwa, bunuh diri, sampai dengan melakukan tindak kejahatan, kekerasan,” terangnya. Sedangkan, dampak narkoba secara tidak langsung, dapat dikucilkan dalam masyarakat dan jauh dari lingkungan yang positif. “Narkoba akan berpengaruh bagi keluarga pengguna karena harus menanggung malu dan jika diketahui oleh pihak sekolah/perguruan tinggi maka kesempatan belajar akan hilang/DO,” pungkasnya.
Dirinya mengajak kepada seluruh pelajar yang ada di Kota Palangka Raya, untuk menolak apabila ada ajakan untuk menggunakan Narkoba. Karena narkoba semuanya merugikan dan tidak memiliki manfaat. “Narkoba berpotensi merusak otak secara permanen yang tidak dapat dikembalikan secara normal dan memengaruhi dalam pengambilan keputusan, sehingga mereka rentan untuk melakukan hal-hal berisiko seperti seks bebas,” tukasnya.
Sosialisasi tentang bahya Narkoba ini mengusung tema “Membentuk Generasi Milenial Tanpa Narkoba” yang diikuti peserta dari SMAN 4 Palangka Raya, SMAN 3 Palangka Raya, SMAS NU Palangka Raya dan SMAS Muhamadiyah Palangka Raya.
Penulis: RedCNB Editor: alfrid u. gara

