Balai Bahasa Kembali Revitalisasi Bahasa Darah di Kalimantan Tengah
PALANGKA RAYA,CanalBerita-Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah bersama 14 Kaupaten/Kota se-Kalimantan Tengah kembali melaksanakan revitalisasi bahasa daerah.
Bahasa yang direvitaliasi sebanyak delapan bahasa daerah di Kalimantan Tengah, yakni bahasa Dayak Ngaju, bahasa Maanyan, bahasa Ot Danum, Melayu Kotawaringin, Dayak Siang, Dayak Bakumpai, Dayak Katingan, dan Dayak Sampit.
“Kita kembali melaksanakan revitalisasi yang difokuskan pada delapan bahasa daerah,” jelas Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis dalam keterangan resminya pada Rabu, 15 November 2023.
Menurut Muis, tahun lalu beberapa bahasa telah di revitalisasi. “Tahun ini di revitalisasi kembali sehingga telah berkelanjutan. Penambahan bahasa-bahasa baru dimaksudkan untuk mengaplikasikan dan mendiversifikasi bahasa dan daerah sasaran,” jelasnya.
Dengan telah di revitalisasi bahasa daerah tersebut diharapkan akan berdampak lebih luas. “Kita semua berusaha semaksimal mungkin agar budaya kita, budaya Dayak, termasuk bahasa-bahasa Dayak tidak hilang begitu saja, tetapi terlindungi, terlestarikan lebih kuat dan bermanfaat,” ucapnya.
Tahun ini Revitalisasi Bahasa Daerah dilaksanakan di tiga daerah, yaitu Kabupaten Kotawaringin Barat dengan fokus bahasa Melayu Dialek Kotawaringin, Kabupaten Barito Selatan dengan fokus bahasa Dayak Maanyan, dan Kota Palangka Raya dengan fokus bahasa Dayak Ngaju.
Penulis: cnb Editor: alfrid u gara

