Tajam Mengungkap Peristiwa

Penertiban Pelangsir di Sampit Harus Merata

SAMPIT, Canal Berita — Warga Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, sangat mengapresiasi tindakan Polres Kotawaringin Timur, yang melakukan penertiban terhadap pelangsir dan juga preman di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Meski demikian, masih ada di lokasi sekitar SPBU yang tak tersentuh penertiban itu. Warga berharap penegak hukum jangan tebang pilih dan bisa menertibkan secara merata.

“Jangan di SPBU tertentu saja, masih banyak pelangsir dan preman di SPBU lain di Sampit ini, seperti di Jalan HM. Arsyad Bundaran KB dan Semekto,” kata Ruslan salah seorang warga, Selasa 5 Juli 2022.

Sementara itu, Kasi LLAJ Dinas Perhubungan Kotim Agus Sunoto, mengungkapkan terkait masalah antrean truk yang sangat mengganggu lalulintas jalan, pihaknya sudah memberikan teguran kepada pihak yang diduga menjaga lokasi tersebut.

“Kami sudah mengingatkan supaya tidak mengganggu aktivitas lalulintas disana. Tetapi keliatannya masih ngeyel, untuk menindak oknum-oknum yang diduga menguasai kawasan SPBU itu, kita serahkan kepihak penegak hukum,” ungkapnya.

Sebelumnya, Polres Kotawaringin Timur, telah melakukan penertiban pelangsir dan juga premanisme yang ada di sejumlah SPBU di Kota Sampit.

Penertiban ini dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah dengan adanya tindakan para pelangsir dan preman setempat yang mencegah warga umum untuk mendapatkan BBM di setiap SPBU.

Selain menindak tegas para preman dan pelangsir, polisi juga mengamankan kendaraan yang sengaja dimodifikasi untuk melangsir. (BS/CNB)