Warga Desa Tewang Tampang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dapur

CANALBERITA.COM – Seorang pria asal warga Desa Tewang Tampang, Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya, sekira pukul 02.00 WIb dini hari, Rabu 30 Maret 2022.

Pria ini bernama Hadi Wijaya warga Desa Tewang Tempang, RT 6 RW 02. Ia ditemukan tak bernyawa di dapur rumahnya oleh sang istri.

Ia dini hari kejadianya, sekarang masih proses persiapan penguburan,” ucap Kades Tewang Tampang Juanto dengan beritasampit.co.id.

Tahapan Pilkada 2024

Lebih lanjut, Kades mengatakan korban Hadi Wijaya ditemukan sudah tak bernyawa dengan kondisi leher terikat tali.

Selain itu juga ditemukan ditempat kejadian perkara (TKP) berupa bangku yang diduga digunakan korban naik mengikat tali di kayu bagian dapur untuk mengakhiri hidupnya.

Semasa hidup korban diketahui sering sakit-sakitan, diduga menurut keterangan Kades, korban sengaja mengakhiri hidupnya lantaran terhimpit faktor ekonomi.

Korban (red, Hadi Wijaya) diketahui semasa hidup sering sakit, sehingga sulit bekerja. Diduga faktor ekonomi dan beban hidup hingga mengambil langkah bunuh diri,” ucap Kades.

Korban juga juga pernah melakukan upaya bunuh diri, aksinya sempat digagalkan. Kini jenazah korban tengah dilakukan proses persiapan penguburan di rumah duka.

Pihak Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi.

Kasus gantung diri ini merupakan ketiga kalinya dalam waktu satu bulan ini di kabupaten Katingan, kasus pertama terjadi di Jalan Kenangan, Kasongan Lama, Katingan Hilir.

Korban bernama Kristianto Billy (27) nekat bunuh diri dengan gantung diri di kamar rumahnya, Kamis 17 Maret 2022 sekira pukul 20.30 WIB. Diduga penyebab kamatian akibat kena PHK.

Aksi yang sama juga dilakukan oleh Leno B Jinu (49 tahun) warga Kelurahan Kasongan Baru, Kecamatan Katingan Hilir.

Leno B Jinu ditemukan sudah tidak bernyawa menggantung di pohon tepi Sungai Katingan, Tewang Rusau RT 03 Kelurahan Kasongan Baru, Jumat 18 Maret 2022 sekira pukul 05.30 WIB.

Semasa hidup korban sudah lama mengurus istrinya yang sakit terkena penyakit kangker kista dan sebelumnya korban juga ada mengeluhkan sakit usus buntu yang dideritanya. Diduga faktor himpitan ekonomi juga menjadi penyebabnya. (BS/CNB)