Tajam Mengungkap Peristiwa

Tanah Disengketakan, Puluhan Warga Gelar Aksi Damai

CANALBERITA.COM – Puluhan masyarakat menggelar aksi damai di lokasi tanah yang bersengketa, tepatnya Jalan Sakan Ujung, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya pada Senin 14 Maret pukul 10.30 WIB.

Pasalnya, tanah yang sudah dibeli mereka dari saudari Kamala Sari sejak tahun 2016 silam tiba-tiba diklaim orang dengan alasan tanah tersebut sudah dihibahkan oleh Kamala Sari kepada Teddy Minahasa Putra.

Sehingga, puluhan warga yang sudah memiliki alas atas kepemilikan dan sudah mengeluarkan uang belasan juta-puluhan juta merasa hak mereka dirampas secara paksa, karena mereka sudah bertahun-tahun merawat tanah tersebut dan tiba-tiba ada orang ingin mengambil.

Di bawah terik matahari, mereka menyuarakan agar pihak pemerintah daerah, BPN dan juga Presiden Joko Widodo untuk memperhatikan rakyat miskin. Sebab, banyaknya mafia tanah yang sangat meresahkan dengan merampas hak-hak masyarakat.

“Tanah ini sudah kami beli dari saudari Kamala Sari sejak tahun 2016, namun tiba-tiba orang yang mengaku bahwa tanah tersebut sudah dihibahkan kepada Teddy Minahasa Putra dengan Surat Peryataan Hibah Tanah tahun 2021,” ucap Muhammad Nur salah satu warga yang jadi korban.

Ia menerangkan, kurang lebih yang menjadi korban dalam perampasan tanah ini kurang lebih 50 orang dengan pembelian berpariasi saat itu.

“Kami memiliki surat resmi atas pembelian saat itu, kami juga memiliki peta bidang yang asli. Karena yang diperlihatkan mereka itu adalah palsu, dan kita tidak mengetahui mereka dapat dimana. Kami berharap jangan ada oknum bermain di BPN dalam kasus ini,” cetusnya. (CNB1)