Sadar Kekeliruan, Ketua PBB Banama KT Cabut Pernyataan di Polda Kalteng
PALANGKA RAYA, CanalBerita–Setelah mempelajari pokok masalah serta mempertimbangkannya. Ketua Umum Pasukan Borneo Bersatu Banama Kalimantan Tengah atau PBB Banama KT, Budi HD mencabut pernyataannya beberapa waktu lalu setelah ikut terlibat hadir di Polda Kalimantan Tengah saat melaporkan oknum Pengurus Dewan Adat Dayak atau DAD Kalimantan Tengah bernama Letambunan Abel.
“Dari hati nurani yang paling dalam sebagai orang Dayak, juga sebagai Ketua Umum PBB Banama Kalteng. Setelah Mempelajari dan memahami serta mempertimbangkannya, masalah yang dilaporkan itu bukan mutlak kepentingan utus masyarakat Adat Dayak,” ungkap Budi HD melalui pesan whatsappnya kepada Redaksi canalBerita, Jumat 9 Desember 2022.
“Terhitung hari ini, saya pribadi dan lembaga tidak ikut serta dalam masalah yang dilaporkan ke Polda Kalimantan Tengah, terkait dana yang dituduhkan kepada saudara Letambunan Abel,” tegasnya seraya menimpali pernyataannya.
Budi dalam pesan whatsapp-nya, menyampaikan klarifikasi terkait alasan mencabut pernyataan dan sikapnya yang sebelumnya mendukung laporan terhadap Letambunan Abel, karena menurutnya apa yang disampaikan ketika itu sudah membuat opini menyesatkan di masyarakat Kalteng khususnya.
“Ya, dari hati nurani paling dalam dan secara pribadi saya sendiri melihat permasalahan ini bukan murni untuk kepentingan suku Dayak, serta saya pelajari kasus ini ada motif kepentingan pribadi di baliknya,” ungkap Budi HD.
Diceritakannya, pada saat itu dirinya hanya diminta hadir dengan beberapa rekan mengikuti acara event pentas budaya di Polda Kalteng. Namun, ketika saat itu, ia mengaku disodorkan suatu berkas laporan terhadap Letambunan Abel dan ia juga diminta membaca narasi, terkait hal permasalahan yang dilaporkan.
“Saya mengira karena permasalahan kepentingan DAD Kalteng yang diduga telah dipakai untuk kepentingan pribadi, maka terpanggil untuk memberi dukungan dan menyampaikan pendapat di publik yang belakangan saya menyadari kurang tepat, sehingga saya mencabut pernyataan dan dukungan saya terkait laporan terhadap letambunan Abel di Polda Kalimantan Tengah. Saya tidak mau terjebak dalam hal yang saya belum ketahui kronologis masalahnya dari awal,” tukasnya.
Penilis: RedCNB Editor : Alfrid U. Gara

