Kurangi Sampah Plastik yang Berdampak Sangat Buruk Bagi Lingkungan
PALANGKA RAYA, Canal Berita — Bicara terkait sampah tentunya, plastik merupakan jenis sampah yang sangat berdampak buruk bagi lingkungan, karena sampah tersebut sangat sulit terurai sehingga menjadi salah satu hal yang perlu di kurangi penggunaanya.
Seperti Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Susi Idawati yang mengajak masyarakat untuk mengurangi pemakaian kantong plastik sekali pakai untuk mencegah kerusakan lingkungan. Sebab saat ini belum ada pengolahan yang cukup kongkrit untuk mengurai sampah plastik
“Untuk menjaga lingkungan ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, misalnya mengurangi penggunaan kantong plastik untuk belanja, karena sampah plastik sangat sukit terurai bahkan dampanya tidak baik untuk lingkungan apa bila di biarkan,” katanya, Kemarin.
Dia mengatakan, beberapa tahun belakang Indonesia dicap sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok, untuk itu warga wajib mengurangi pemakaian kantong plastik karena sifat plastik yang tidak dapat diurai, berbeda dengan bahan lain seperti kertas dan daun.
“Pemerintah juga telah menetapkan target dalam pengurangan sampah plastik mengacu pada Perpres Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga, yaitu jumlah pengurangan sampah plastik 30 persen pada 2025,” paparnya.
Politisi Nasdem itu juga menyebutkan, saat ini sampah plastik telah menjadi permasalahan global yang menjadi perhatian nasional dan dunia. Oleh karen itu ia mengajak warga Kota Cantik berkontribusi untuk mengatasi isu tersebut dengan memulai langkah pengurangan penggunaan kantong plastik.
“Kalau harus meninggalkan penggunaan kantong plastik sepenuhnya, mungkin masih sulit. Maka pengurangan adalah kuncinya dan semua pihak harus berperan aktif dalam mewujudkan hal ini,” pungkasnya. (k1)

