Bambang Irawan Khawatir Pencabutan Perizinan Menimbulkan Dampak Buruk
CANALBERITA.COM – Ketua Umum Fordayak Kalteng, Bambang Irawan turun angkat bicara terkait isu permasalahan pencabutan izin pertambangan dan perkebunan di Indonesia termasuk di Kalimantan Tengah.
Menurut Bambang, jika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor : Sk.01/Menlhk/Setjen/Kum.1/1/2022 tersebut benar terjadi maka sangat berdampak besar terhadap ribuan karyawan yang akan kehilangan pekerjaanya, sedangkan anak dan istri mereka juga menjadi dampak atas pencabutan izin tersebut.
“Apabila itu terjadi sangat tidak baik bagi investasi secara umum di Indonesia dan khususnya Kalimantan Tengah, sedangkan karyawan di perusahaan itu nanti akan kehilangan pekerjaan dan bagaimana dengan nasib anak istri mereka. Karena bisa terjadi dampak buruk,” ungkap Bambang Irawan melalui pesan suara kepada media canalberita.com, Selasa 11 Januari 2022.
Dirinya menerangkan, proses klarifikasi oleh pihak perusahaan juga sangat bagus sehingga tidak ada ketimpangan dalam permasalahan ini. Karena dirinya yakin pemerintah juga melakukan pembenahan dalam administrasi.
“Sebagai masyarakat kita harus tetap menjaga kondusifitas Kamtibmas di tempat kita, jangan ada berpikir bahwa dengan adanya isu pencabutan izin ini ada oknum-oknum untuk memanfaatkan situasi dan kita jangan sampai terprovokasi,” sebut Ketua Umum Fordayak Kalteng ini. (CNB1)

