Anggota Dewan Kota Palangka Jalani Vaksinasi Booster Kedua
PALANGKA RAYA,CanalBerita-Anggota DPRD Palangka Raya, Kalimantan Tengah dan pegawai Sekretariat Dewan menjalani dosis keempat vaksin Covid-19 (booster kedua). Kegiatan berlangsung di ruang paripurna, Rabu, 15 Februari 2023.
Anggota DPRD Palangka Raya, HM Khemal Nasery mendukung suksesnya program pemberian dosis keempat vaksin Covid-19 tersebut untuk meningkatkan benteng pertahanan tubuh supaya tidak mudah terserang virus Corona.
“Kami sangat mendukung Semoga ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat karena vaksin dosis keempat sama pentingnya dengan vaksin-vaksin sebelumnya,” ucap HM Khemal Nasery, seusai melakukan vaksinasi.
Pemberian booster kedua dilakukan sebagai upaya percepatan vaksinasi untuk meningkatkan titer antibodi dan memperpanjang perlindungan. Hal ini sesuai dengan Inmendagri Nomor 53 Tahun 2022 Tentang Pencegahan dan pengendalian COVID-19 pada masa transisi Menuju Endemi.
Pemerintah juga memastikan ketersediaan stok vaksin dengan mengutamakan vaksin dalam negeri dan menambah indikasi penggunaan vaksin produksi dalam negeri untuk anak, remaja, dan booster heterolog.
Pada masa transisi dari pandemi ke endemi ini, pemerintah akan lebih agresif melakukan sosialisasi mengenai protokol kesehatan, vaksinasi, varian-varian baru dan mengenai imunitas dari masyarakat.
“Kepada seluruh warga Palangka Raya sekiranya bisa datang ke Fasilitas kesehatan terdekat untuk segera mendapatkan vaksinasi dosis keempat ini. Semoga kita semua bisa terbebas dari pandemi ini dan ekonomi berangsur pulih kembali,” tutupnya.
Seperti diketahui, sejak 24 Januari 2023 Kemenkes mengeluarkan kebijakan pemberian booster kedua bagi masyarakat umum usia 18 tahun ke atas. Vaksin booster tersebut tidak dipungut biaya alias gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Pada tahun 2022 lalu, program pemberian dosis keempat vaksin Covid-19 di prioritaskan kepada tenaga kesehatanmendapat dukungan penuh dari Ketua DPR RI Puan Maharani.
Bahkan Politisi PDI Perjuangan tersebut mendorong Pemerintah agar segera mengejar target jumlah pemberian booster pertama untuk masyarakat umum, mengingat cakupannya masih rendah.
Penulis: RedCNB Editor: Alfrid U.Gara

