Tajam Mengungkap Peristiwa

Pendangkalan dan Sampah Penyebab Banjir

PALANGKA RAYA, Canal Berita — Setiap terjadi hujan dengan intensitas tinggi, pastinya akan terjadi genangan di beberapa titik jalan dalam kota Palangka Raya dan permukiman warga. Hal itu tidak lain akibat kurang maksimalnya saluran drainase yang menjadi akses utama saluran air ke sungai besar.

Hal itu terbukti saat tim TRC BPBD Kota Palangka Raya melakukan penyemprotan di beberapa titik saluran drainase yang tergenang akibat saluran yang tersumbat sampah karena pendangkalan drainase.

“Tim kita sudah melakukan penyemprotan di beberapa titik seperti Jalan P. Samudra III Kelurahan Menteng, Jalan Tjilik Riwut km. 2 (Pasar Kahayan) Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, dari dua lokasi itu penyebab genangan adalah sampah dan pendangkalan,” ucap Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani, Senin (4/7).

Ketua harian satgas covid Kota Palangka Raya ini juga menyebutkan, masih ada beberapa titik lokasi yang perlu penanganan agar saluran air bisa lancar. Selain itu pendangkalan juga menjadi penyebab lambatnya air mengalir.

“Regu Tim TRC BPBD Kota Palangka Raya bergerak ke lokasi untuk melakukan penyemprotan saluran parit/ drainase yang tersumbat sampah dengan mengunakan mobil Damkar. Langkah ini akan trus kita lakukan guna antisipasi awal,” ungkapnya.

Emi juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungannya, terutama tidak membuang sampah pada saluran drainase. Sebab awalnya genangan adalah tersumbatnya drainase.

“Kita mengimbau kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan, terutama sampah, jangan membuang di saluran drainase karena dampaknya ya seperti saat ini, sering terjadi banjir saat hujan turun,” pungkasnya. (k1)