Tajam Mengungkap Peristiwa

Antrean Pertalite Mengular, Tim Disperindag Palangka Raya Turun ke SPBU

PALANGKA RAYA, Canal Berita — Belakangan ini masyarakat mengeluhkan susahnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), tidak terkecuali di Kota Palangka Raya.

Akibat kelangkaan itu menyebabkan terjadinya antrean kendaraan yang panjang, dikarenakan banyaknya pelangsir atau penjual ecerakan BBM turut mengantre.

Melihat kondisi ini, Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Perindusterian Kota Palangka Raya menurunkan Tim untuk melakukan monitoring penyebab terjadinya antrean panjang, khususnya BBM jenis Pertalite.

Tujuh SPBU di Kota Palangka Raya mereka datangi satu persatu guna mengetahui stok cukup atau tidak, karena dalam beberapa hari ini terjadi kelangkaan sehingga menyebabkan terjadinya antrean kendaraan.

“Setelah kita cek ternyata stok Pertalite cukup,” kata Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Perindusterian Kota Palangka Raya, Hadriansyah, Rabu 8 Juni 2022, kemarin.

Dijelaskan Hadriansyah, berdasarkan laporan dari pengelola SPBU memang suplai BBM Pertalite mengalami keterlambatan, sehingga mengakibatkan kekosongan stok di SPBU.

“Adanya antrean di SPBU itu karena panic buying saja. Masyarakat takut tidak kebagian Pertalite padahal stoknya cukup. Bahkan untuk BBM jenis lainnya justru berlimpah,” sebutnya.
Ia juga mengimbau masyarakat jangan membeli BBM ke SPBU dengan jarigen, kerena dari pihak Pertamina juga sudah dikeluarkan edaran jika hal itu dilarang. (CNB1/*)