Tajam Mengungkap Peristiwa

Manfaatkan Event UCI MTB Word Cup Kenalkan Keunggulan Daerah

PALANGKA RAYA, Canal Berita — Respon Positif kalangan anggota DPRD Kota Palangka Raya terkait kejuaraan dunia mountain bike city UCI MTB Eliminator World Cup 2022, yang dijadwalkan digelar 28 Agustus 2022 mendatang dan Kota Palangka Raya dipercaya langsung sebagai penyelenggara even internasional tersebut, yang bakal diikuti kurang lebih 33 negara untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi bagi para pecinta balap sepeda gunung tersebut.

“Tentu kita menyambut baik dan mengapresiasi terpilihnya Kota Palangka Raya sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaran dunia tersebut, dengan adanya event seperti ini tentunya menjadi kesempatan untuk mengenalkan sektor unggulan yang ada salah satunya wisata yang kita miliki,” kata anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Sigit Widodo, Kamis (2/6).

Menurutnya, akan banyak dampak positif dari gelaran tersebut. Mulai dari meningkatnya kualitas pembinaan olah raga, infrastruktur pendukung, pendapatan daerah hingga semakin dikenalnya Provinsi Kalteng khususnya Kota Palangka Raya di kancah internasional. Terkhusus seni budaya dan pariwisata akan dikenal luas.

“Tidak bisa dipungkiri event balap sepeda gunung tingkat internasional ini bisa memiliki daya tariknya tersendiri. Terlebih sport touris yang merupakan perpaduan antara kompetisi olahraga dan pariwisata merupakan salah satu garis besar tema yang diangkat dalam event internasional ini,” ungkapnya.

Karena, lanjutnya, Wilayah Kota Palangka Raya itu sendiri memiliki daya tarik dan pesona alam yang tak kalah indah jika dibandingkan dengan wilayah lain. Dengan bentang alam yang beragam dan tiga rupa wilayah yaitu wajah perkotaan, pedesaan dan hutan.

“Mulai dari sekarang instansi terkait yang ada harus mempersiapkan dalam promosi, selain wisata sektor UMKM juga bisa mengambil langkah dalam mengenalkan semua kuliner unggulan yang tidak bisa ditemui di daerah lain,” tukasnya Sigit Widodo.

Karenanya, dengan keunggulan alam dan wisata serta keragaman yang dimiliki Kota Palangka Raya, tentu akan berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan apabila dikelola dengan baik. Contohnya wisata air hitam di Kereng Bangkirai, wisata susur sungai Kahayan, kawasan wisata Bukit Tangkiling dan sebagainya.

“Tinggal nantinya bagaimana kita memadukan konsep sport tourism dari gelaran event olahraga ini untuk menjual potensi wisata di Palangka Raya. Tentu sisi akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat dan menambah pendapatan asli daerah (PAD),” pungkasnya. (k1)