Pelaku Penembakan SD Texas Bekerja di Resto Cepat Saji Wendy’s

Canal Berita — Pelaku penembakan Sekolah Dasar Robb, Uvalde, Texas, Salvador Ramos, diketahui bekerja paruh waktu di restoran cepat saji Wendy’s.
Manajer resto Wendy’s setempat, Adrian Mendes, menggambarkan Ramos yang berusia 18 tahun sebagai pribadi yang tertutup.

“Dia terasa seperti orang yang pendiam, seseorang yang tidak banyak bicara. Dia juga tidak terlalu bersosialisasi dengan staf yang lain,” kata Mendes.

“Dia (Ramos) hanya datang untuk bekerja, dibayar, dan mengambil gaji,” paparnya menambahkan seperti dikutip CNN.

Tahapan Pilkada 2024

Mendes mengatakan dia tak begitu mengenal Ramos secara personal lantaran keduanya berbeda waktu kerja. Mendes merupakan majaer staf Wendy’s untuk shift malam, sementara Ramos bekerja di siang hari mulai pukul 11.00 sampai 17.00 waktu lokal.

Mendes mengatakan Ramos mulai bekerja di resto Wendy’s tersebut sejak Februari lalu.

Ramos sendiri tewas di lokasi kejadian tak lama setelah melancarkan penembakan massal. Sebanyak 19 anak dan 2 orang dewasa di SD Robb tewas ditembak Ramos.

Ramos tewas ditembak polisi setelah sempat melawan. Dua petugas keamanan ikut tertembak namun selamat saat penangkapan berlangsung.

Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan Ramos menembak neneknya tepat sebelum dia pergi menuju SD Robb sambil membawa pistol dan senapan menggunakan kendaraan.

“Namun, saya belum memiliki informasi lebih lanjut terkait hubungan dari dua penembakan ini. Pelaku dilaporkan siswa di SMA Ulvade dan merupakan warga AS,” ujar Abbott.

Penembakan terjadi sekitar pukul 12.17 waktu lokal, menurut laporan Konsolidasi Distrik Sekolah Independen Uvalde.

Menurut Abbott, Ramos datang menggunakan kendaraan sambil membawa senjata tangan dan mungkin senapan.

Pelaku, kata Abbott, meninggalkan kendaraannya lalu masuk ke SD Robb dan melontarkan tembakan membabi-buta ke arah anak-anak yang berada di sekolah.

“Diyakini bahwa dia meninggalkan kendaraannya dan masuk ke Sekolah Dasar Robb di Uvalde dengan pistol dan dia mungkin juga membawa senapan, tetapi itu belum dikonfirmasi menurut laporan terbaru saya,” kata Abbott.

(sumber: cnnindonesia.com)