Ketua Dewan Soroti Kinerja OPD Gunung Mas, Target PAD Belum Tercapai

KUALA KURUN,CanalBerita-Ketua DPRD Gunung Mas, Binartha menyoroti kinerja  organisasi perangkat daerah (OPD) lantaran target pendapatan asli daerah (PAD) tidak tercapai sehingga kinerja OPD perlu dievaluasi menyeluruh.

“Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama kami (DPRD, red) adalah PAD,  khususnya yang berasal dari sektor pajak daerah yang secara umum belum terealisasi secara optimal,” beber  Binartha usai Rapat Paripurna Ke-7 Pada Masa Persidangan III tahun Sidang 2025 DPRD Gumas, Senin, 30 Juni 29025.

Menurut pria yang akrap di sapa Obin ini, realisasi PAD tahun 2024 menunjukkan adanya deviasi terhadap target yang telah ditetapkan.  Dari beberapa komponen PAD 2025, yang paling menonjol belum tercapai adalah penerimaan dari Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang menjadi penyumbang target PAD tertinggi namun tidak terealisasi.

“Disampaikan kepada kami, tidak terealisasi itu karena katanya beberapa Perusahaan besar (PBS) belum menyelesaikan kewajiban pembayaran BPHTB,proses pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) di Kementerian ATR/BPN masih tertunda,serta Pendampingan hukum dengan Kejaksaan telah dilakukan, namun belum menunjukkan hasil yang signifikan,”terang Obin.

Terhadap kendala yang dihadapi  dalam merealisasikan PAD, Politisi Golkar itu menyatakan pihaknya telah memberikan sejumlah rekomendasi penting  kepada Pemkab Gumas.

Rekomendasi juga diberikan DPRD terhadap  pendapatan dari retribusi dan penyewaan alat berat juga belum optimal,melalui reformasi manajemen alat berat oleh Dinas Pertanian agar bisa memberikan kontribusi nyata terhadap PAD, atau diserahkan ke pihak ketiga secara profesional,dan mendorong dinas teknis untuk lebih agresif dan inovatif dalam menggali potensi PAD.

Obin menegaskan kalau hanya menunggu PAD datang tanpa strategi, maka capaian PAD yang signifikan  tidak akan pernah tercapai. “Perlu keberanian dari OPD Pemkab Gunung Mas,jangan hanya rutinitas,”seru Obin.

Penulis: adv/red