DPRD Barito Utara Gelar RDP Bahas Limbah Gas dan Tugboat Terbakar

MUARA TEWEH,CanalBerita-DPRD Barito Utara menggelar rapat dengar pendapat atau RDP bersama Pemkab Barito Utara denagan PT Kimia Yasa dan PT Pada Idi terkait Tugboat yang terbakar di Desa Luwe Hulu Kecamatan Lahei Barat, pada Rabu, 5 Juni 2024.

RDP dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD, H Parmana Setiawan. Rapat tersebut membahas insiden terbakarnya Tugboat dan pencemaran limbah gas yang berdampak pada warga masyarakat setempat.

Dalam RDP tersebut, Anggota DPRD Barito Utara, Hasrat menyoroti pentingnya pengurusan izin terkait penurunan dan pemuatan kondensat (residu dari gas alam yang dimurnikan menjadi bentuk cair).

Hal ini juga ditegaskan oleh Surianor yang menekankan perlunya PT Kimia Yasa melengkapi seluruh perizinan yang diperlukan. “Perlu adanya perizinan dari PT Kimia Yasa untuk dilengkapi,” kata H Surianoor.

Sementara, H Tajeri menegaskan agar aktivitas kondensasi dihentikan sementara sampai semua perizinan terpenuhi. “Untuk sementara aktivitas PT Kimia Yasa dihentikan sebelum pengurusan izinnya selesai,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, Manager PT Kimia Yasa, Hasan CH  berjanji bahwa pihaknya akan memperhatikan dan menindaklanjuti apa yang telah disampaikan oleh Anggota DPRD Barito Utara.

Pimpinan rapat  menjelaskan,  bahwa tindak lanjut dari rapat tersebut  akan dijadwalkan kembali dengan mengundang PT Medco Energi yang pada kesempatan tersebut tidak hadir.

“Saya berharap rapat ini dapat memberikan solusi yang komprehensif terhadap permasalahan yang terjadi di wilayah Kecamatan Lahei Barat juga untuk memastikan keselamatan bagi lingkungan dan kesejahteraan bagi warga masyarakat di daerah ini khususnya di Luwe Hulu, serta menegaskan pentingnya koordinasi dan komunikasi antar berbagai pihak terkait dalam menyelesaikan masalah yang ada,” H Parmana Setiawan.

Penulis: adv
Editor: alfrid u gara