Jarang Dibahas, Ini Mitos dan Fakta Seputar Olahraga Jalan Kaki yang Perlu Kamu Tahu!

JAKARTA, CanalBeritaSalah Satu olahraga yang cukup fleksibel dilakukan adalah jalan kaki karena jalan kaki dapat dilakukan kapan saja dan dimanapun. Olahraga jalan kaki juga dapat disesuaikan dengan kemampuanmu dan tentunya olahraga ini dapat dilakukan semua orang dari usia muda hingga tua.

Berjalan kaki baik untuk kesehatan fisik dan juga kesehatan mental seseorang. Selain itu, dilansir dari Healthline, jalan kaki dapat membuat kalori dalam tubuh terbakar lebih baik sehingga apabila kamu ingin menurunkan berat badan, olahraga ini sangat disarankan.

Kemudian, jalan kaki juga dapat menyehatkan jantung, meningkatkan keseimbangan, menurunkan level gula darah, mengurangi nyeri sendi, dan bahkan dapat mengurangi nyeri mata. Tak heran jika olahraga jalan kaki selalu ramai dilakukan, namun berbagai fakta dan mitos soal jalan kaki pun bertebaran.

Kira-kira apa aja nih mitos dan fakta olahraga jalan kaki yang perlu kamu ketahui? Simak penjelasan berikut!

Mitos Jalan Kaki

Sebelum kita mengetahui fakta tentang olahraga jalan kaki, sebaiknya kita cari tahu dulu kira-kira mitos apa aja sih yang beredar di masyarakat mengenai olahraga jalan kaki.

10.000 Langkah dalam Sehari Itu Ideal

Siapa nih yang sering banget menggunakan aplikasi baik di smartphone atau smart watch-nya dalam mengukur berapa jumlah langkah setiap harinya? Lalu, apakah kamu juga berpikir bahwa seseorang yang menempuh 10.000 langkah merupakan syarat agar jalan kaki bermanfaat bagi tubuh?

Dikutip dari Everyday Health, nyatanya tolak ukur tersebut berasal dari kampanye pemasaran, yang mana faktanya angka tersebut belum ada bukti ilmiahnya. Bahkan, apabila kamu hanya berjalan kaki selama 10 atau 15 menit setiap hari tentu sudah bermanfaat bagi tubuh, termasuk dapat menurunkan risiko kolesterol, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

Berjalan Kaki Tidak Seefektif Berlari

Adanya anggapan bahwa berlari lebih efektif daripada berjalan kaki masih sering terdengar, dan akhirnya jalan kaki selalu dipandang sebelah mata sebagai salah satu olahraga yang kurang efektif dilakukan. Padahal, bagi sebagian orang, berjalan kaki lebih mudah daripada berlari.

Hal ini dikarenakan jalan kaki dapat dilakukan oleh semua orang, serta juga bermanfaat bagi kesehatan. Banyak orang yang bertanya apakah mereka harus berlari atau berjalan?

Nah, itu balik lagi ke tujuan awal dan tergantung minat seseorang. Jika kamu ingin menurunkan tekanan darah, memperbaiki kualitas tidur maka jalan kaki lebih baik. Jadi, jangan beranggapan salah lagi ya, Beauties! Karena, olahraga semudah jalan kaki juga memiliki beragam manfaat!

Harus Jalan Kaki Selama 30 Menit Berturut-turut Agar Hasilnya Maksimal

Kali ini, anggapan jalan kaki disebut baru memperlihatkan hasil apabila telah dilakukan selama 30 menit. Kesalahpahaman kerap terjadi bahwa seseorang harus melakukan olahraga jalan kaki selama 30 menit, padahal waktu 30 menit dapat dibagi dalam beberapa durasi, seperti 10 menit sebanyak 3 kali dalam sehari.

Kemudian, adanya mitos yang menyebut bahwa manfaat jalan kaki hanya bisa dirasakan jika melakukannya sebagai olahraga, yang mana harus dilakukan secara serius selama 150 menit per minggu. Padahal, apabila kamu memiliki banyak kegiatan lain, jalan kaki sedikit demi sedikit juga sudah bermanfaat bagi kesehatan.

Fakta Olahraga Jalan Kaki

Setelah kamu mengetahui beberapa mitos yang berkaitan dengan olahraga jalan kaki, kali ini kamu dapat mengetahui fakta dari jalan kakiCheck this out!

Kamu Harus Berjalan Lebih Cepat Jika Ingin Membakar Lebih Banyak Kalori

Semakin banyak intensitas yang kamu lakukan ketika olahraga, maka semakin banyak pula kalori yang terbakar pada tubuh.

Hal tersebut juga berlaku untuk olahraga jalan kaki. Jumlah kalori yang terbakar ketika olahraga tertentu bergantung pada berat badan dan komposisi tubuh tiap orang.

Nah, jika kamu ingin menurunkan berat badan, maka kamu perlu berjalan dengan intensitas yang lebih tinggi atau berjalan lebih lama untuk melihat hasil yang diinginkan.

Jalan Kaki dapat Membantu Meningkatkan Kekebalan Tubuh dan Baik untuk Pencernaan

Mengutip Everyday Health, seseorang yang sering berjalan kaki cenderung mengalami lebih sedikit pilek. Hal ini dikarenakan jalan kaki dapat merangsang sistem kekebalan tubuh. Berdasarkan penelitian, seseorang yang melakukan olahraga sedang selama 20 menit setidaknya satu hari dalam seminggu juga cenderung terhindar dari penyakit.

Jalan kaki dapat meningkatkan detak jantung dan aliran darah yang dapat meningkatkan sirkulasi sel kekebalan dalam tubuh, serta aliran darah tersebut juga dapat membuat saluran pencernaan lebih baik.

Itulah beberapa mitos dan fakta olahraga jalan kaki yang kini sudah kamu ketahui. So, apabila kamu ingin menjaga kesehatan tubuh dan kamu jarang melakukan olahraga dengan intensitas tinggi, kamu bisa jadikan jalan kaki sebagai olahraga ringan, Beauties!

Sumber: beautynesia.id