Tiga Hakim Vonis Bebas Saleh Dinonaktifkan

PALANGKA RAYA, Canal Berita — Pengadilan Tinggi Palangka Raya keluarkan surat rekomendasi penonaktifan tiga hakim yang memvonis bebas Salihin alias Saleh. Terdakwa kasus narkotika sabu-sabu dengan berat 2 ons atau 200 gram.

Hal tersebut disampaikan oleh Humas Pengadilan Tinggi Palangka Raya, Wahyu Prasetyo Wibowo SH MH dihadapan ratusan massa yang menggelar aksi demo di depan kantor mereka Jalan RTA Milono kota setempat, Kamis 2 Juni 2022 pagi.

“Hari ini, Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya sudah mengambil sikap secara tertulis atas tuntutan masyarakat perkara vonis bebas Nomor 17 Pid.Sus/2022 PN PLK untuk memerintahkan menonaktifkan sementara tiga orang hakim memeriksa perkara tersebut, terdiri Heru Setiayadi, Syamsuni dan Erhammudin,” ungkap Wahyu.

Tahapan Pilkada 2024
Demo : Gabungan Ormas gelar aksi demo di depan Pengadilan Tinggi Palangka Raya. (FOTO : HERIYANTO)

Disampaikan Wahyu, setelah diperintahkan di nonaktifkan maka tiga hakim tidak diperbolehkan memegang perkara baru, namun perkara yang sudah berjalan sesuai perintah dari Ketua PN Palangka Raya.

“Perlu diketahui penonaktifan sudah, namun terbukti tidak masih berproses sesuai sidang kode etik nantinya. Pertimbangan ini karena kondisi dan rekan-rekan hakim bisa mempertimbangkan kasus ini,” tegasnya.

Dijelaskan Wahyu, setelah hasil sidang kode etik dari Pengadilan Negeri maka diserahkan ke Pengadilan Tinggi Palangka Raya. Kemudian hasilnya dilakukan pemeriksaan lanjutan dan hasilnya diserahkan ke Badan Pengawasan Mahkamah RI,” tegasnya. (CNB1)