Masyrakat Wajib Imunisasikan Anak Balitanya

PALANGKA RAYA, Canal Berita — Imunisasi bagi anak tentunya menjadi hal yang penting, selain mencegah terjadinya stunting juga mencegah penyakit menular. Maka dari itu kalangan anggota komisi C sebagai bidang kesejahteraan masyarakat meminta semua anak balita untuk melakukan imunisasi sebagai pencegahan penyakit dan mengetahui tumbuh kembang anak.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Ruselita meminta pemerintah kembali menggerakkan program-program imunisasi pada anak. Hal ini terkait dengan munculnya penyakit-penyakit menular yang memiliki keterikatan seperti hepatitis akut.

“Jadi kita sekarang ini meminta kepada pemerintah, mulai dari tingkat pusat hingga daerah untuk lebih mengaktifkan lagi vaksin-vaksin, imunisasi terhadap anak-anak, karena seperti kita ketahui banyak penyakit menular yang msrebak saat ini,” katanya, Kemarin.

Tahapan Pilkada 2024

Menurutnya, selama masa pandemi, perhatian masyarakat dan pemerintah berfokus pada penanganan dan vaksinasi Covid-19, sehingga vaksinasi penyakit menular lainnya kurang mendapatkan perhatian. Maka itu ini saatnya untuk mengembalikan semua program kesehtan yang sempat kurang maksimal.

“Sekarang juga berkembang penyakit-penyakit yang bisa dicegah tapi kambuh lagi, contoh hepatitis, kemudian rubella, kemudian campak, kemudian difteri. Penyakit yang rawan bagi anak-anak ini jangan sampai terabaikan, imunisasi bagi golongan rentan ini harus kembali diperkuat,” tambahnya.

Selanjutnya, Ruselita mengungkapkan, selama pandemi beberapa waktu lalu tak sedikit masyarakat yang khawatir dan ragu membawa anaknya untuk melakukan imunisasi ke Puskesmas maupun layanan kesehatan lain. Padahal dengan tidak lengkapnya imunisasi yang diterima oleh anak-anak, maka bisa memunculkan potensi serangan penyakit menular yang sebenarnya telah dapat dikendalikan.

“Yang kedua, orang takut membawa anaknya ke Puskesmas sehingga banyak imunisasi anak kita tidak lengkap. Kita juga memahami jika kurang perlindungan tambahan bagi imunitas anak akan berdampak pada mudahnya mereka terpapar penyakit berbahaya,” pungkasnya. (k1)