Luncurkan Aplikasi Enkape, Kelurahan Baamang Hilir Ingin Menghindari Pungli

SAMPIT, Canal Berita — Selain memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan mengajukan berbagai macam surat permohonan, dengan adanya aplikasi Enkape bisa menghindari yang namanya pungutan liar (Pungli) maupun calo.

Dengan adanya peluncuran aplikasi Enkape ini, selain kita ingin menghindari kerumunan terkait dengan pandemi, kedua adalah untuk menghindari adanya pungli dan calo. Melalui aplikasi ini juga diharapkan supaya pelayanan bisa lebih efektif dan efisien kepada masyarakat, tujuannya adalah supaya masyarakat mendapatkan kepuasan terhadap pelayanan yang diberikan oleh masyarakat Kelurahan Baamang Hilir,” ucap Lurah Baamang Hilir, Laily Hasanah, Kamis 9 Juni 2022.

Ia menegaskan dengan adanya pelayanan melalui aplikasi Enkape itu bukan hanya mencakup masyarakat yang ada di Baamang Hilir. Tetapi juga bisa melayani masyarakat dari kelurahan lain yang juga berkepentingan untuk mengurus surat keterangan dan sebagainya.

Tahapan Pilkada 2024

Warga masyarakat dari kelurahan lain juga kita layani bukan hanya masyarakat Baamang Hilir,” singat mantan lurah Pulau Seranau itu.

Laily juga menjelaskan, bahwa alur penggunaan aplikasi Enkape dibuat semudah dan sesimpel mungkin, masyarakat tinggal meng-klik tautan link yang telah di sediakan. Kemudian masyarakat mendaftar diri sesuai dengan identitas KTP dan KK nya.

Usai mendaftar didalam aplikasi Enkape akan ada beberapa ikon pilihan yang bisa pilih masyarakat sesuai dengan keperluannya.

Tinggal di klik ikon yang ada di aplikasi itu dan meng-upload persyaratan sesuai dengan surat yang di ajukan, setelah di upload berkasnya akan masuk ke admin di proses dan di tandatangani secara elektronik tandatangannya pun sudah terdaftar di sandi negara bukan tandatangan biasa karena sudah ada barcode nya,” jelas.

Lebih lanjut ia menyampaikan setelah selesai berkas permohonan yang diajukan selanjutnya akan langsung dikirimkan ke masyarakat dalam bentuk PDF. Jadi warga tidak perlu ke kantor kelurahan lagi. “Surat PDF itu lebih otentik dari pada kertas biasa,” tuturnya.

Didalam aplikasi itu ada 12 surat keterangan yang dilayani, sementara itu untuk pelayanan offline masih tetap jalan. Di kantor Kelurahan juga kita telah menyediakan operator dan handphone khusus untuk membantu masyarakat yang tidak memiliki handphone,” demikian Laily Hasanah. (BS/CNB)