Sporc Palangka Raya Bongkar Tambang Ilegal di Katingan

Katingan, Canal Berita – – Jajaran Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (Sporc) Brigade Kalaweit Wilayah I Palangka Raya, Balai Gakkum KLHK Kalimantan membongkar adanya dugaan tindak pidana pertambangan ilegal atau ilegal mining di Desa Hampangen, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, belum lama ini.

Dari perusahaan PT Selo Agung Setiaji (PT SAS) yang bergerak pada pertambang batu tersebut diamankan sejumlah alat berat berupa, dua unit Dum truk, dua unit Whell Loader, satu buku rekapan dan tiga excavator.

Kepala Balai Gakkum LHK Seksi I Palangka Raya, Irmansyah saat dikonfirmasi media membenarkan atas pengungkapan tersebut.

Tahapan Pilkada 2024

Menurutnya, pengungkapan tersebut merupakan informasi dari masyarakat tentang dugaan pertambangan tidak memiliki izin, sehingga melalui kegiatan informasi yang diterima langsung melakukan proses penyelidikan dan memang didapatkan ada proses penambangan diatas kawasan hutan. Yang tentunya siapapun yang melakukan kegiatan apapun harus memiliki perizinan dari pemerintah pusat.

“Dilokasi kami mengamankan tujuh orang, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sehingga satu orang ditetapkan tersangka. Pelaku berinisial ST, dia orang yang bertanggung jawab,” terang Irmansyah, Rabu 25 Mei 2022.

Saat disinggung sudah berapa lama beraktivitas dan lokasi juga tempat penelitian perguruan tinggi di Kalimantan Tengah, Irmansyah pun membenarkan bahwa lokasi tersebut masuk tempat penelitian salah satu perguruan tinggi di Kalimantan Tengah. Dan katanya, perusahaan tersebut melakukan aktivitas pertambangan sejak November 2021 hingga saat pengungkapan.

“Kalau dari informasi yang didapat benar lokasi tersebut masuk tempat penelitian dari salah satu perguruan tinggi, dan jika benar kami akan memanggil meminta keterangan pihak perguruan tinggi. Kegiatan dilakukan kurang lebih satu tahun ini, mereka menambang batu bawah dan diolah berbagai ukuran,” tutupnya. (CNB1)