Perbaikan Jalan Lintas Kalimantan Dinilai Asal-asalan Menuwai Protes dari Warga Lamandau

NANGA BULIK, Canal Berita — Perbaikan jalan lintas Kalimantan, Desa Kujan menuju arah Stadion Hinang Golloa, oleh Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah (Tengah), menuai kritikan dari masyarakat Lamandau.

Pasalnya, pengerjaannya dinilai asal-asalan dan jauh dari harapan, belum mencapai waktu seminggu jalan yang baru selesai diperbaiki itu sudah terlihat rusak dan bergelombang lagi.

Bidin, salah satu warga Lamandau melihat kerusakan tersebut sontak kesal dan mengkritik pekerjaan perbaikan jalan yang dinilai asal-asalan dan membuat pengendara motor jatuh.

Tahapan Pilkada 2024

Diapun meng-upload kekesalannya lewat status WhatsApp yang menurutnya harus ada perhatian dari Provinsi pusat tentang pelaksana yang mengerjakan secara asal asalan.

Padahal baru dua hari yang lalu pekerjaan itu selesai. Eh, sudah rusak lagi. Kemarin malam ada pengendara jatuh, dan sekarang jatuh lagi,” ungkapnya dengan kesal, Selasa 31 Mei 2022.

Menurutnya, aksi protesnya ini dia lakukan sebagai bentuk dukungan agar pembangunan berjalan dengan baik dan mengutamakan kwalitas sehingga tidak terkesan asal jadi.

Intinya kami meminta, agar pihak kontraktor dapat bekerja dengan baik, jangan bekerja asal-asalan yang merugikan negara,” ucapnya.

Bidin sendiri menyesalkan bahwa secara kasat mata perbaikan jalan terkesan asal-asalan. Oleh sebab itu, dirinya melakukan aksi protes ini agar bisa segera diperbaiki. (BS/CNB)