Dirugikan Rp 1,5 M, Anggota CU EPI Laporkan TPPU Ke Polda Kalteng

CANALBERITA.COM – Jabiden Nadeak merupakan salah satu nasabah Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), melaporkan mantan Direktur Credit Union Eka Pambelum Itah (CU EPI) , NO dan Kabag Keuangan, MA ke Polda Kalteng.

Parlin B Hutabarat SH MH selaku kuasa hukum mengatakan, laporan yang dilayangkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalteng pada Jumat 13 Mei 2022 lalu adalah tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan kedua terpidana.

Dijelaskan Parlin, hal tersebut adalah tindak lanjut atas kasus tindak pidana penggelapan dan penyalahgunaan jabatan sewaktu menjadi ketua koperasi dan sebagai kabag keuangan pada tahun 2018, sebagai mana putusan kepada mereka berkekuatan hukum tetap.

Tahapan Pilkada 2024

“Disini kami, menuntut atau meminta penyidik Polda Kalteng untuk mengusut TPPU kepada mereka, karena kami berpendapat aset atau harta kekayaan milik kedua terpidana tersebut adalah hasil tindak pidana penggelapan,” terang Parlin kepada awak media, kemarin.

Karena kata Parlin, atas penggelapan yang dilakukan NO dan MA anggota koperasi tersebut mengalami kerugian sebesar Rp 65 miliar dan klien mereka sendiri mengalami kerugian sebesar Rp 1,5 miliar.

“Jadi pertanyakaan kami kenapa kantor CU EPI sekarang tutup, bagaimana nasib nasabahnya. Maka dari itu kami menuntut penyidik Polda Kalteng segera menindaklanjuti laporan atau pengaduan kami ini, karena kerugian yang dialami anggota CU tidak sedikit,” tegasnya. (CNB1)