Dewan Gumas Apresiasi Kepedulian BMB Pada Masyarakat Lokal

Kuala Kurun, Canal Berita –-Kepedulian PT Berkala Maju Bersama (BMB) dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar mendapat apresiasi dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunung Mas (DPRD Gumas).

Perusahaan yang bergerak di bidang usaha perkebunan dan pengolahan minyak kelapa sawit ini mempunyai program kemitraan dengan petani, dengan model bisnis saling menguntungkan.

Hal tersebut disampaikan oleh salah satu pemilik saham di PT BMB, Cornelis Nalau Anton kepada dua Anggota DPRD Gumas, yakni Akerman Sahidar dan  Riantoe  saat kunjungan kerja (Kunker) di PT BMB Manuhing Estate, belum lama ini.

Tahapan Pilkada 2024

Pada kesempatan itu Cornelis memaparkan,  ditengah harga tandan buah segar (TBS) sawit turun PT BMB tetap membeli TBS masyarakat dengan harga tertinggi dibandingkan perusahaan lainnya.

Bahkan menurut putra asli Dayak Ngaju asal Kabupaten Gumas tersebut, disaat harga TBS anjlok  dan minyak kelapa sawit/CPO dilarang ekspor keluar negeri ada sebagian pabrik kelapa sawit (PKS) menutup operasionalnya.

“Harga CPO ada, tetapi tidak ada yang membeli. Makanya PKS banyak yang tutup, tapi pabrik BMB tetap buka demi masyarakat, terutama petani kelapa sawit mitra BMB,” tukas Cornelis.

“Bayangkan kalau kita ikut tutup. Harga TBS sudah turun, tidak ada pabrik yang membeli?. Tambah menderita masyarakat Gumas. Inilah yang menjadi tanggungjawab kami dalam  memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar,” timpalnya.

Setelah mendengar komitmen BMB dalam pemberadayaan ekonomi masyarakat lokal. Dua anggota dewan mengaku bangga dengan komitmen PT BMB milik putra daerah tersebut. Mewakili masyarakat Gumas, kedua anggota dewan tersebut menyampaikan terimaksihnya kepada PT BMB.

“Terimakasih atas kepedulian Pak Cornelis kepada masyarakat dengan tetap memberikan solusi terbaik ditengah masyarakat petani terpuruk akibat harga kelapa sawit turun hingga ada PKS yang menutup operasionalnya, tetapi PKS BMB tetap buka dan membeli TBS dengan harga tinggi dibandingkan PKS lainnya,” ucap Akerman.

(cnb1)