Bangunan Ganggu Fungsi Drainase Harus Ditertibkan Secara Tegas

Sampit, Canal Berita — Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Handoyo J Wibowo meminta pemerintah kabupaten tegas menertibkan pendirian bangunan yang dapat mengganggu fungsi drainase.

Harus tegas. Jangan izinkan kalau bangunan itu nantinya mengganggu fungsi drainase. Bahkan jika ngotot tetap dibangun, pemerintah harus tegas dengan membongkarnya,” kata Handoyo di Sampit, Minggu 29 Mei 2022.

Harapan itu disampaikan Handoyo tidak terlepas dari keprihatinannya terhadap banjir yang masih sering melanda Sampit saat hujan deras. Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena sangat mengganggu.

Tahapan Pilkada 2024

Beberapa kawasan di pusat kota yang meliputi Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Baamang ini sering terendam banjir saat hujan deras dalam waktu lama, apalagi jika bersamaan dengan kondisi Sungai Mentaya yang sedang pasang.

Kurang optimalnya fungsi drainase maupun anak sungai, dinilai bisa menjadi salah satu penyebab banjir masih sering terjadi di kota ini. Air lambat mengalir ke sungai sehingga sempat meluber merendam jalan dan permukiman.

Tumpukan sampah dan material seperti pasir atau tanah timbunan, bisa menjadi penyebab drainase kurang berfungsi. Adanya bangunan yang dibangun menutup atau mempersempit drainase juga menyebabkan fungsi mengalirkan air menjadi berkurang.

Perlu ketegasan karena kalau ada drainase yang mampet atau tidak maksimal mengalirkan air maka air bisa meluber dan merendam jalan atau permukiman,” ujar Handoyo.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Kecamatan Baamang dan Seranau ini juga meminta pemerintah kabupaten melakukan normalisasi sungai, anak sungai maupun saluran besar yang ada di pusat Kota Sampit.

Sampah, lumpur dan rumput harus segera dikeruk agar tidak menyumbat dan membuat dangkal aliran air. Normalisasi ini justru harus dilakukan sejak dini sebelum intensitas hujan kembali meningkat.

Tujuannya supaya air dengan cepat mengalir lancar ke Sungai Mentaya sehingga tidak sampai meluap merendam jalan dan permukiman. Ini salah satu upaya uang bisa dilakukan untuk mencegah banjir yang sering terjadi di Sampit. (BS/CNB)