Perkosa Seorang Gadis di Pinggir Sungai, Pria Bertato Ini Diamankan Polisi

CANALBERITA.COM – Jajaran Polsek Katingan Tengah, Kabupaten Katingan berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki berinisial TP (28) warga Desa Batu Tumbang Lahang, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Diketahui, bahwa pelaku ini telah melakukan tindak pidana pemerkosaan terhadap seorang perempuan berinisial RY (30) di pinggiran sungai Balawei, pada Jumat 8 April 2022, sekira pukul 17.55 Wib.

Saat dikonfirmasi Selasa 26 April 2022, Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo, melalui Kapolsek Katingan Tengah Ipda Affan Efendi Baba membenarkan kejadian tersebut.

Tahapan Pilkada 2024

Dijelaskan, bahwa kronologis kejadian, saat Pelapor yang merupakan orang tua korban memasuki pondok milik mereka yang berlokasi di pinggiran Sungai Balawei Km.9 Desa Tewang Panjang, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Saat itu ayah dan anaknya baru datang dari Desa Tumbang Samba setelah mengambil kue pesanan di pasar ramadan. Namun, saat berada di dalam rumah, Ayah Korban melihat perilaku anaknya setelah mandi ada perubahan tidak seperti biasanya dan membiarkan saja anaknya menangis di dalam ayunan.

Kemudian, ayah korban langsung bertanya kepada anaknya mengapa perilakunya berubah dan tidak seperti biasanya. Akhirnya korban RY menceritakan bahwa dirinya telah diperkosa oleh seorang laki-laki bernama TP secara paksa sambil ditutup mulutnya menggunakan telapak tangan pelaku di pinggiran sungai Balawei dan berada tidak jauh dari pondok tempat korban.

Mendengar apa yang disampaikan anaknya tersebut, Ayah korban langsung mencari keberadaan pelaku yang kebetulan saat itu berada di dalam pondok Bapak Gopi.

“Setelah sampai di dalam pondok, pelapor langsung bertanya kepada pelaku sehingga tega memperkosa anaknya. Kemudian, pelaku menjawab bahwa dirinya khilaf dan mengakui memang menyukai anaknya,” jelas Kapolsek Katingan Tengah, Ipda Affan Efendi Baba.

Setelah itu, Pelaku langsung diamankan oleh pihak keluarga pelapor. Karena merasa keberatan, kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Katingan Tengah.

Pasal yang disangkakan yaitu pasal 285 KUH Pidana tentang barang siapa dengan kekerasan atau dengan ancaman kekerasan memaksa seorang wanita yang bukan istrinya bersetubuh dengan dia diluar perkawinan.

Barang bukti yang diamankan berupa satu lembar baju kaos warna biru lengan pendek milik korban, satu lembar celana leging pendek warna cream milik korban, satu lembar celana pendek kain warna abu- abu motif cream milik korban, dan satu lembar celana dalam warna abu-abu milik korban,” pungkasnya. (BS/CNB)