Pengawasan Ketat Terhadap Ketersedian Minyak Goreng

CANALBERITA.COM – Pengawasan ketersediaan minyak goreng dan harga terus dilakukan pihak kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polsek Seruyan Tengah dimasa bulan Suci Ramadan 1443 Hijriah.

Sebab, beberapa waktu lalu minyak goreng sempat kosong atau langka, ditambah harga yang melambung tinggi. Maka dari itu, pihaknya membentuk dua tim dalam pengawasan ini.

Yaitu Tim Pengawasan dan Penindakan, kemudian Tim Lapangan dan Imbauan yang tergabung dalam stakeholder terkait lain seperti, Polri, TNI, Satpol PP, Pemerintah dan lainnya.

Tahapan Pilkada 2024

Hari ini, Sabtu 16 April 2022 pagi mereka kembali turun kesejumlah toko-toko dan pasaran untuk memantau langsung ketersediaan bahan pokok, khususunya minyak goreng di saat bulan suci Ramadan ini.

“Cek lapangan kami lakukan setiap hari, memastikan ketersediaan bahan pokok dan fokusnya minyak goreng benar-benar aman di saat bulan suci Ramadan,” ucap Kapolsek Seruyan Tengah, AKP GS Rahail.

Dari hasil cek lapangan, kata Rahail, pasokan masih ada namun sangat minim dan kisaran harga tiga toko yang didatang kemasan/premium masih normal tidak mengalami kenaikan dan penurunan harga.

“Minyak goreng di pasok dari Pangkalan Bun dan Kabupaten Seruyan. Pengakuan mereka dalam sebulan datang kurang lebih 150 dus, namun untuk pasokan minyak goreng bida dikatakan masih belum stabil, dimana kuantitas dan jadwal pasokannya tidak dapat dipastikan,” terangnya. (CNB1)