Kalteng Rawan Peredaran Narkoba, Ditpolairud Perketat Pengawasan Jalur Air

CANALBERITA.COM – Kalimantan Tengah adalah wadah pasar peredaran narkoba. Pasalnya, provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai atau Bumi Pancasila tersebut banyak jalur, baik udara, darat terlebih jalur air.

Untuk mencegah masuknya peredaran narkoba melalui jalur air, Ditpolairud Polda Kalteng terus melaksanakan imbauan kepada masyarakat yang beraktivitas di air dan kepada masyarakat yang tinggal di bantaran Daerah Aliran Sungai (Das) Barito pada Kamis 21 April 2022 pagi

Rata-rata obat-obatan terlarang dan narkoba berasal dari luar negara Indonesia. Dimana obat-obatan terlarang dan narkoba tersebut di masukkan ke negara Indonesia melalui berbagai macam cara.

Tahapan Pilkada 2024

Seperti yang terjadi di Kepulauan Riau. Satresnarkoba Polresta Balerang Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 31,552 Kg melalui jalur air yang mana pelaku menggunakan speed boat untuk menuju Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Dari contoh kasus tersebut, Ditpolairud selaku pengemban tugas menjaga Kamtibmas wilayah perairan memperketat pengawasan jalur air, yaitu dengan tindakan preventif ataupun preemtif tentang pemberantasan penyalahgunaan narkoba.

“Kita memperketat pengawasan jalur air, serta memberikan imbauan edukasi kepada masyarakat bantaran DAS Barito tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan hukuman yang mengancam jika nekat menyalahgunakan narkoba,” ungkap Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol Edward Indharmawan Eka Candra melalui Komandan Kapal Polisi XVIII-2007 Aiptu Hery Purwanto.

Imbauan sendiri dilakukan Desa Palangkau Baru, Kabupaten Kapuas yang terletak di bantaran DAS Barito. Dimana desa ini termasuk dalam wilayah patroli Kapal Polisi XVIII-2007 Ditpolairud Polda Kalteng. Kegiatan imbauan ini dilakukan di setiap Desa Bantaran DAS Kapuas-Barito. (CNB1)