WOW!!! Polda Kalteng Amankan 6,5 Kg Sabu, 204 Ekstasi dan 12,87 Gram Tembakau Gorila

CANALBERITA.COM – Peredaran narkoba di Kalimantan Tengah sudah mulai memprihatinkan. Pasalnya, pelaku pengedar dan pengguna tidak mengenal usia dan jenis kelamin.

Bahkan Bumi Tambun Bungai sudah menjadi pasar besar para bandar barang haram tersebut, yang berdampak besar pada kematian seseorang.

Hal tersebut dibuktikan dari pengungkapan jajaran Diraktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng selama dua bulan terakhir, Januari –Februari 2022 berhasil mengungkap sebanyak 126 kasus dengan jumlah tersangka 162 orang.

Tahapan Pilkada 2024

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol Nanang Avianto saat menggelar press release pemusnahan di Lobi Mapolda Kalteng, Rabu 16 Maret 2022.

Kapolda menjelaskan, peredaran narkoba di Kalimantan Tengah sekarang mulai rawan kareana bukan lagi sebagai perlintasan melain menjadi pasar penjualan para pelaku bandar-bandar.

Sebab, masuknya narkoba di Bumi Tambun Bungai bisa melalui jalur darat (Kalbar, Kalsel dan Kaltim). Sedangkan jalur lain bisa langsung dari pulau Jawa (Surabaya dan lainnya), kemudian udara bisa dari mana saja.

“Nah ini menjadi perhatian kita bersama. Selama dua bulan saja kita dari Polda Kalteng berhasil mengungkap sabu sebanyak 6.302,26 gram (6,3 kg), ekstasi sebanyak 204 butir, tembakau Gorila sebanyak 12,87 gram, Karisoprodol sebanyak 338 butir dan obat daftar G sebanyak 3.782 butir berbagai merek,” sebut jenderal bintang dua tersebut. (CNB1)