Rumah Terbakar, Anak dan Ayah Alami Luka Bakar

CANALBERITA.COM – Sebuah rumah di Jalan Bukit Raya XIII, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya pada Rabu 2 Maret 2022 pukul 04.30 WIB ludes di lalap si jago merah.

Diketahui, rumah berukuran 10×20 meter semi permanen menggunakan atap seng tersebut adalah milik seorang pria bernama Saiman (80) dan rumah tersebut ditempat bersama dua anaknya, Kusmawati (40) dan Rahmat (27).

Dari keterangan anak pertama korban Kusmawati, dia mengetahui kejadian tersebut setelah adik bungsunya Rahmat membangun bahwa rumah mereka terbakar.

Dirinya setengah sadar langsung berlari kebelakang mengambil air satu embar, namun api sudah membesar membakar bangunan dan dia langsung berlari ke kamar ayahnya Saiman namun sudah tidak ada di kamar dan melompat dari jendela keluar rumah.

“Adik saya terbangun kok panas dan dia bangun api sudah ada di bagian atas, sehingga berlari membangunkan saya dan saya mencari acil. Tetapi api sudah besar saya langsung kepikiran ayah saya ada di dalam kamar tapi syukur ayah kami sudah keluar duluan dari jendela karena pintu sudah ada api,” ungkap wanita berhijab ini saat di temui di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, setelah itu mereka juga berusaha menyelamatkan sepeda motor dan mobil, namun ada beberapa kendaraan tidak sempat diselamatkan dan ikut terbakar.

Untuk dugaan, katanya, akibat korsleting listrik karena kompor tidak menyalama dan selang sudah dilepas dari tabung gasnya saat kejadian itu.

“Kemungkinan akibat korsleting listrik karena api dari atas. Alhamdulillah kami selamat semua, tetapi tangan kanan saya sedikit luka bakar akibat hawa panas, sedang ayah saya luka bagian kepala dan adik saya tidak kenapa-napa,” cetusnya.

Anak pertama dari 12 saudara ini menjelaskan, sementara waktu mereka tinggal ditempat sanak saudara. Dan kenapa cepat dibersihkan puing-puing kebakaran karena atas permintaan orang tua agar tidak teringat lagi.

“Ini permintaan orang tua, karena tidak ingin trauma dan semoga dalam musibah ini ada hikmahnya. Yang jelas kami masih bersyukur bisa selamat semua dan tidak kenapa-napa kalau harta masih bisa dicara lagi,” tutupnya. (CNB1)