Kanwil Kemenkumham Kalteng Minta Rutan Tingkatkan Pembinaan Penghuni

CANALBERITA.COM – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Kalimantan Tengah meminta penanggung jawab rumah tahanan (rutan) terus meningkatkan pembinaan terhadap para penghuni.

Salah satu wujud keberhasilan rutan terkait keberadaan tahanan atau narapidana adalah mampu menjadikan mereka lebih bermanfaat bagi masyarakat. Selalu dan terus tingkatkan pembinaan yang dilakukan,” kata Ilham saat di konfirmasi dari Palangka Raya, Kamis 24 Maret 2022. Demikian dilansir dari Antara.

Membina dan menjadikan narapidana menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapi dengan berbagai cara, strategi serta komitmen tinggi. Setiap orang memiliki kondisi dan sifat yang berlainan, sehingga para petugas juga harus mampu mengidentifikasi perbedaan itu secara cepat dan akurat.

Tahapan Pilkada 2024

Untuk itu, para pegawai rumah tahanan juga harus selalu mengasah kemampuan dan kualitas diri sehingga mampu mengikuti dinamika dan kondisi yang ada.

Pernyataan itu diungkapkan Ilham terkait pemeriksaan di Rumah Tahanan Kelas IIB Kuala Kapuas yang dihuni sebanyak 269 orang.

Disamping memberikan pembinaan yang baik, Rutan juga perlu memperhatikan pelayanan terhadap masyarakat luar, seperti terkait kunjungan, titipan makan untuk narapidana ataupun pelayanan terhadap penyandang disabilitas dan harus ramah anak,” katanya.

Dia pun mengajak jajarannya menjadikan rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan sebagai salah satu pusat pembinaan masyarakat, termasuk menghilangkan kesan tempat penuh penyiksaan.

Ciptakan kesan positif bagi publik, majukan program Kemenkumham dan jadikan Rutan dan Lapas tempat membina warga yang jerumus dalam pelanggaran hukum,” kata Ilham.

Kepala Rutan Kuala Kapuas Toni Aji Priyanto mengatakan, kondisi di wilayahnya kondusif. Pelayanan dilakukan sesuai dengan situasi pandemi saat ini.

Pembinaan terhadap tahanan dan narapidana, dari segi pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lain juga dilaksanakan secara maksimal.

Sehingga, saat nanti mereka bebas dapat membuka lahan pekerjaan sendiri dan tidak bergantung orang lain serta tidak kembali melanggar hukum,” kata Toni. (BS/CNB)