Jaminan Sertifikasi Produk Nilai Tambah Bagi Petani

canalberita.com — Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Kalimantan Tengah Sunarti mengatakan, jaminan sertifikasi produk dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing bagi petani budi daya hortikultura.

“Karena berkaitan pentingnya keamanan pangan, dalam rangka menjamin peredaran pangan yang aman dikonsumsi,” katanya yang juga menjabat Ketua Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKP-D) Kalteng, dikutip dari Antara, Jumat 18 Maret 2022.

OKKP-D Kalteng siap melayani proses pendaftaran Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), sertifikasi PRIMA 2 dan PRIMA 3 sejak reverifikasi terakhir TMT 9 Maret 2020. Hal ini berdasarkan keputusan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian selaku Pembina Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat (OKKP-P).

Tahapan Pilkada 2024

Sunarti memaparkan, pelaku usaha atau pemohon dapat mengajukan permohonan registrasi atau sertifikasi PSAT ke Sekretariat OKKP-D Kalteng.

“Tim OKKP-D juga akan melakukan surveilan rutin setiap tahun, selama tiga tahun,” terangnya.

Pengawasan rutin tersebut, untuk memastikan konsistensi penerapan budi daya, panen dan pasca panen sesuai acuan mutu yang dipersyaratkan.

Pihaknya pada pekan sebelumnya melaksanakan sosialisasi peraturan daerah tentang penyelenggaraan cadangan pangan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dalam kegiatan itu ia juga menyerahkan sertifikat PRIMA 3 kepada Poktan Subur Makmur sebagai pelaku usaha buah naga yang menjalankan usaha budi daya buah naga seluas 6,5 hektare di Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi.

Hal itu sebagai wujud komitmen pelayanan jasa sertifikasi untuk pangan segar asal tumbuhan.

Lembaga OKPP-D Kalteng menerbitkan Sertifikat PRIMA 3 sesuai rekomendasi komisi teknis yang telah memenuhi persyaratan mutu dan keamanan pangan berdasarkan Permentan 53 tahun 2018 dan memiliki nomor registrasi kebun dan lahan usaha hortikultura.

Disampaikannya, komoditas buah naga menjadi salah satu agrobisnis yang memiliki prospek bagus di wilayah setempat dan kian diminati di kalangan petani budi daya hortikultura. Dalam hal ini, jaminan sertifikasi produk dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saingnya.

 

(BS/CNB)