Hitungan Jam Dua Pengedar Sabu Diringkus Polisi

CANALBERITA.COM – Dalam hitungan jam Satresnarkoba Polres Pulang Pisau berhasil meringkus dua orang pelaku terduga pengedar narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukumnya pada Kamis 17 Maret 2022.

Kasihumas Polres Pulang Pisau, AKP Daspin SE membenarkan atas pengungkapan peredaran narkoba yang dilakukan jajaran Satresnarkoba polres setempat.

Menerutnya, pertama mereka mendapat laporan masyarakat bahwa di Kecamatan Pandih Batu sering terjadi peredaran narkoba. Atas laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan dan melihat target sesuai ciri-ciri yang disampaikan sehingga langsung mengamankan AS (43) di Jalan Dahlia, Desa Mulyasari, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau pada Kamis 17 Maret 2022 sekitar pukul 01.00 WIB.

Tahapan Pilkada 2024

Dari tangan pelaku AS, kata Daspin anggota Satresnarkoba berhasil menyita barang bukti berupa 1 buah plastik klip berisi kristal warna putih yang diduga narkotika gol I jenis sabu dengan berat kotor 0,34 , 1 buah bong, 1 buah sendok yang terbuat dari sedotan, 3 buah korek api, 1 buah pipet kaca bening, uang tunai sebesar Rp 800.000 dan 1 unit mobil Suzuki Carry warna hitam tanpa STNK.

“Pelaku ditangkap dalam mobil Suzuki Carry sedang berhenti dipinggir jalan. Dilakukan pemeriksaan badan dan mobil, anggota menemukan satu paket sabu yang disimpan didalam dasbor mobil,” ungkap Daspin, Sabtu 19 Maret 2022.

Selain AS, tambah Kasihumas Polres Pulang Pisau tersebut, anggota Satresnarkoba juga berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial KEM (31) Desa Pangkoh.

“Pelaku KEM ditangkap berselang 1 jam penangkapan AS, tepatnya pukul 02.00 WIB. Dia ditangkap anggota di dalam rumahnya setelah menunjukan surat perintah langsung dilakukan penggeledahan ditemukan sabu,” lanjutnya.

Untuk barang bukti yang diamankan dari tangan KEM, sebutnya, berupa 1 buah kotak warna hitam, 2 buah plastik klip kecil berisi sabu dengan berat kotor 0,72 gram, 1 buah plastik klip warna bening dengan motif warna kuning berisi 50 buah plastic klip kecil kosong, 1 buah plastik klip warna bening ukuran sedang berisi 50 buah plastic klip kecil kosong warna bening, 2 buah alat bakar narkotika jenis sabu, 1 buah bong, 1 buat solatip kecil, 5 buah pipet kaca, 1 buah handpone  dan uang tunai sebesar Rp 1.300.000.

“Mereka bukan satu jaringan. Kami terus berkomitmen dalam memberantas peredaran narkona dan mereka berdua sudah ditetapkan tersangka serta dilakukan penahanan,” tutupnya. (CNB1)