Dua Kasus Narkoba Diungkap Sekaligus

CANALBERITA.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Barito Utara, Polda kalteng berhasil mengamankan dua orang tersangka tindak pidana narkotika sekaligus barang bukti sabu-sabu, Selasa 29 Maret 2022.

Kedua tersangka itu diringkus di lokasi berbeda, kasus pertama polisi berhasil menangkap Edy alias EPI (32) warga Desa Jangkang Baru, Kecamatan Lahei Barat, dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 114,41 gram. Kemudian kedua di Kecamatan Montallat petugas mengamankan HS (41) dan barang bukti sabu seberat 2,5 gram.

Kapolres Barito Utara AKBP Gede Pasek Muliadnyana melalui Kasat Narkoba AKP Syaifullah mengatakan pada senin 29 Maret kemarin, pihaknya berhasil mengungkap kasus narkotika di wilayah hukum Polres Barito Utara.

Tahapan Pilkada 2024

Kami berhasil mengungkap dua kasus, pertama di Kecamatan Lahei Barat dengan barang bukti 114,41 gram atau 1, 1 ons. Kemudian di Polsek Montallat itu 2 paket beratnya 2, 5 gram jadi total sekitar 114, 50 an,” kata Syaifullah, Rabu 30 Maret 2022.

Polisi yang pernah menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Kotawaringin Timur itu menuturkan berkat informasi masyarakat, sehingga pihaknya berhasil mengungkap peredaran narkotika di Kabupaten Barito Utara.

Kemudian berkat informasi masyarakat anggota kami Satresnarkoba Polres Barito Utara bisa mengungkap ini. Jadi kami berterimakasih atas sumbangsih masyarakat karena ini adalah keberhasilan kita semua,” ujarnya.

Mengenai penangkapan tersangka serta diamankannya barang haram tersebut, Syaifullah menjelaskan dapat menyelamatkan masyarakat sebanyak 1100 orang.

Dengan jumlah barang bukti yang ada, kita bisa menyelamatkan warga Barito Utara 1100 orang, kalau di jumlah orang. Karena 1 gram itu bisa dipakai 9 sampai 10 orang, dan jika di rupiahkan sekitar 228 juta lebih atau sampai 230 juta,” tukasnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau agar menjauhi narkotika dan meminta kepada masyarakat membantu pihak kepolisian guna menginformasikan jika ada terjadi peredaran narkoba.

Jadi kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjauhi narkoba, ini tidak membatasi umur, profesi semua bisa terpapar makanya keluarga adalah benteng pertama agar terhindar dari narkoba,” timpalnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) Jo pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Selain itu, berdasarkan keterangan salah satu tersangka Edy alias EPI (32) mengaku tergiur mengedarkan barang haram itu lantaran ia terlilit utang. “Jualan sabu demi melunasi utang,” ucapnya dengan singkat. (BS/CNB)