BPS Kalteng Laksanakan Sosialisasi Survei Biaya Hidup

CANALBERITA.COM – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng Eko Marsoro membuka Sosialisasi Survei Biaya Hidup 2022 Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan itu dilaksanakan di Hotel Aquarius Boutique Hotel, Selasa 22 Maret 2022.

Sebagaimana kita ketahui bahwa data yang dihasilkan BPS telah digunakan sebagai landasan dalam pembangunan yang dilakukan pemerintah. Hal ini menunjukkan peran penting data pada setiap pengambilan kebijakan Pemerintah. Data BPS, digunakan secara rutin untuk mendiskusikan target ekonomi makro antara Kementerian Keuangan dengan DPR, dan juga pihak-pihak yang berkepentingan lainnya. Data ekonomi makro yang menjadi perhatian, salah satunya adalah data tentang inflasi,” ucapnya.

Eko menambahkan, inflasi merupakan salah satu indikator ekonomi penting yang kualitas datanya perlu ditingkatkan dari waktu ke waktu. Inflasi dihitung berdasarkan persentase perubahan Indeks Harga Konsumen (IHK). Salah satu bahan dasar penghitungan IHK adalah Survei Biaya Hidup (SBH). Survei Biaya Hidup (SBH) 2022 adalah survei pengeluaran konsumsi rumah tangga di daerah perkotaan (urban areas) dan pedesaan (rural areas) untuk mendapatkan pola konsumsi masyarakat sebagai bahan penyusunan diagram timbang dan paket komoditas yang baru dalam penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK).

Tahapan Pilkada 2024

SBH 2022 dilaksanakan di 150 kabupaten/kota yang terdiri dari 90 kabupaten/kota cakupan sampel SBH 2018 dan 60 kabupaten tambahan. Khusus di Provinsi Kalimantan Tengah, wilayah sampel SBH 2022 berada di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kapuas, Sukamara, dan Kota Palangka Raya,” jelasnya.

BPS sejak tahun 1977/1978 telah menyelenggarakan Survei Biaya Hidup (SBH) untuk menghitung Indeks Harga Konsumen (IHK). Kemudian, dilanjutkan pada tahun 1988/1989, 1996, 2002, 2007, 2012 dan yang terakhir adalah tahun 2018.

Saat ini IHK dihitung berdasarkan SBH tahun 2018, yang merupakan survei ke-7 sejak pertama kali dilaksanakan. Perkembangan teknologi informasi, perubahan pendapatan masyarakat, perubahan pola penawaran dan permintaan barang/jasa, perkembangan jenis dan kualitas barang/jasa, serta perubahan selera dan perilaku masyarakat dapat mengubah pola konsumsi masyarakat.

Perubahan tersebut mengakibatkan paket komoditas (commodity basket) dan diagram timbang hasil SBH 2018 sudah kurang sesuai lagi untuk menggambarkan keadaan sekarang secara tepat. Diagram timbang SBH yang up-to-date dapat digunakan untuk penyesuaian tahun dasar setelah terjadi guncangan atau shock akibat krisis, pandemi, dan lain-lainnya,” lugasnya.

Sejak tahun 2002, SBH dilakukan 5 tahun sekali. Namun untuk SBH 2023 dimajukan di tahun 2022. Langkah ini diambil karena adanya perubahan drastis pola konsumsi masyarakat akibat pandemi Covid-19 dan tahun 2023 BPS akan melaksanakan pekerjaan yang cukup besar yaitu Sensus Pertanian 2023.

SBH 2022 bertujuan untuk menghasilkan paket komoditas, dan diagram timbang terbaru dalam penghitungan IHK. Pelaksanaan SBH 2022 menggunakan sampel rumah tangga yang independen setiap triwulan selama tahun 2022. Rumah tangga mencatat pengeluaran konsumsi bukan makanan setiap bulan, sedangkan konsumsi makanan dicatat setiap hari selama seminggu pada bulan terakhir setiap triwulan.

Tujuan SBH 2022 secara rinci adalah Memperoleh paket komoditas dan diagram timbang perkotaan dan provinsi untuk memperbaharui IHK tahun dasar 2018, mendapatkan data dasar nilai konsumsi (NK0), mendapatkan keterangan tentang profil sosial ekonomi rumah tangga perkotaan dan pedesaan, melengkapi data yang diperlukan untuk penghitungan pendapatan regional dan nasional, digunakan sebagai bahan penelitian dan analisis perekonomian,” ujarnya.

Kegiatan SBH merupakan rangkaian kegiatan yang berjalan selama empat tahun yaitu kegiatan kegiatan persiapan pada tahun 2021 (penyusunan buku pedoman dan kuesioner, pelatihan petugas hingga pemutakhiran blok sensus triwulan 1), pelaksanaan lapangan pada tahun 2022 (pemutakhiran blok sensus triwulan 2-4 dan pencacahan rumah tangga triwulan 2-4), pengolahan dan sosialisasi hasil pada tahun 2023 (penyusunan diagram timbang dan penghitungan Indeks Harga Konsumen), serta rilis IHK tahun dasar 2022=100 pada tahun 2024.

Keberhasilan pelaksanaan SBH 2022 utamanya ditentukan dari pengumpulan data di lapangan. Dukungan dari berbagai pihak sangat penting agar dapat membantu proses pengumpulan data yang dilakukan oleh petugas dari BPS. Oleh karena itu, tujuan diadakan kegiatan Sosialisasi Survei Biaya Hidup 2022 ini adalah selain untuk menyebarluaskan informasi terkait pelaksanaan survei tersebut kepada masyarakat, juga untuk menggalang dukungan eksternal.

Sosialisasi SBH 2022 ini juga dilakukan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kapuas, dan Sukamara baik melalui Focuss Group Discusssion (FGD), penyebarluasan spanduk terkait SBH 2022, dan sebagainya. (BS/CNB)