Ambil HP Pedagang, Wanita Paruh Baya Ditangkap Polisi

CANALBERITA.COM – Seorang wanita paruh baya berinisial MK (45) kini harus mendekam di sel tahanan setelah diringkus jajaran Satreskrim Polsek Pahandut, karena diduga melakukan tindak pidana pencurian.

Aksi pencurian pelaku itu pun dilakukannya di Kompleks Pasar Besar, Jalan Jawa, Kota Palangka Raya, yakni dengan mengambil Handphone (Hp) milik korban berinisial M (30) yang terjadi pada Selasa 14 Februari 2022 lalu.

Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa melalui Kapolsek Pahandut, Kompol Susilowati membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan oleh anggotanya pada Senin 28 Februari 2022 sekitar pukul 15.00 WIB.

“Penangkapan tersebut dilakukan oleh Unit Resmob Polsek Pahandut dengan dibantu Polresta Palangka Raya dan Polda Kalteng terhadap seorang wanita berinisial MK, pada kawasan Jalan Diponegoro,” ungkap Kapolsek Pahandut, Rabu 2 Maret 2022.

Dari hasil penangkapan terhadap pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit HP bermerk OPPO Reno5 F senilai Rp 4.299.000 milik korban berinisial M yang melaporkan terjadinya tindak pencurian tersebut.

“Setelah korban melaporkan tindak pidana pencurian tersebut kepada piket SPKT (Sentra Pelayanan Keolisian Terpadu) Polsek Pahandut, kami pun segera melakukan upaya penyelidikan yang kemudian berujung dengan diamankannya pelaku berinisial MK,” terang Kompol Susilowati.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan korban, peristiwa pencurian tersebut terjadi Selasa 14 Februari Tahun 2022 sekitar pukul 14.00 WIB dikala dirinya sedang sibuk melayani para pembeli di tokonya yang berada pada Kompleks Pasar Besar.

“Saat itu Hp tersebut disimpan di dalam sebuah tas, kemudian saat korban telah selesai melayani para pembeli di tokonya, saat hendak menggunakan Hp tersebut ia pun mengecek tas tersebut dan terkejut karena mengetahui bahwa Hp sudah tidak ada,” jelas Susilowati.

Saat ini pelaku beserta barang bukti tersebut pun telah diamankan pada Mapolsek Pahandut guna menjalani proses hukum, serta upaya penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut dari petugas Unit Reskrim. (CNB1)