Pemprov Kalteng Bersama Tim Ahli UGD Rumuskan Terobosan Pembangunan

CANALBERITA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Tim Ahli Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan Focus Group Discussion 
(FGD) untuk merumuskan terobosan-terobosan serta inovasi untuk mempercepat pembangunan serta peningkatan perekonomian daerah.

Terobosan-terobosan dan inovasi harus terus dilakukan, hal ini juga mengingat di masa pandemi COVID-19 dana transfer dari pusat ke daerah cenderung terjadi pengurangan,” kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Senin 21 Februari 2022.

Ia juga memastikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi sumber pembiayaan pembangunan yang harus bisa diandalkan sebagai penopang pembiayaan pembangunan prioritas, sehingga berbagai terobosan maupun inovasi dimaksud sangat diperlukan.

Tahapan Pilkada 2024

Diantaranya untuk mengoptimalkan pembangunan di bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, ekonomi, serta sektor strategis lainnya,” tegasnya.

Adapun sejumlah pokok pikiran untuk dapat dirumuskan bersama dalam FGD tersebut, diantaranya Kalteng yang memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa. Mulai dari 11 sungai besar dan panjang garis pantai mencapai 750 km, hingga potensi perkebunan, pertambangan dan perhutanan yang sangat luar biasa.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan SDA melimpah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat maupun meningkatkan PAD.

Kemudian, untuk menggali potensi dan mendukung ketahanan pangan nasional, Pemprov Kalteng juga menginisasi pembangunan kawasan shrimp estate budidaya udang vaname di Sukamara.

Selain itu, pihaknya juga secara intensif mengembangkan program terintegrasi sawit sapi yang menjadi alternatif, sebagai kawasan baru pengembangan sapi potong di Kalteng.

Pihaknya menginginkan penggalian berbagai potensi sumber daya melalui ragam perencanaan dan program tersebut bisa dilaksanakan dengan baik sehingga memberikan hasil terbaik seperti yang diharapkan.

FGD bersama para akademisi maupun tenaga profesional dari UGM yakni Haidar Alwi dan Santrawan P. Paparan dilaksanakan secara virtual, dan dihadiri Pejabat Sekda Kalteng, para kepala perangkat daerah, serta para tenaga ahli, akademisi dan profesional di wilayah Kalteng. (BS/CNB)