Kelangkaan Pupuk Subsidi jadi Sorotan

CANALBERITA.COM – Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) menyorot keberadaan pupuk bersubsidi yang kerap jadi keluhan petani padi. Pasalnya, selain langka juga berimbas pada harga mahal karena hampir setara dengan harga pupuk non subsidi.

Para petani di Kecamatan Teluk Sampit terutama di Desa Lampuyang mengeluh karena pupuk subsidi langka, seandainya ada itupun harganya sudah tidak subsidi,” ujar Badriansyah, salah seorang anggota dapil III DPRD Kotim, Jumat 4 Februari 2022.

Dia menilai, kurangnya pengawasan di lapangan sehingga mempermudah oknum untuk mengalihkan pupuk subsidi yang sebenarnya diperuntukan bagi para petani.

Untuk Pemkab Kotim terutama yang berkompeten yakni dinas pertanian, kami dorong untuk memperhatikan keluhan petani padi. Bukan hanya mendengarkan keluhan mereka saja, tapi berikan solusi tepat,” saran Badriansyah.

Dia menambahkan, wilayah Kecamatan Teluk Sampit telah ditetapkan Pemkab Kotim sebagai lumbung padi untuk ketahanan pangan. Akan tetapi, dari segi ketersediaan pupuk subsidi sangatlah terbatas bahkan nyaris tidak tersedia.

Kami selaku perwakilan rakyat wilayah selatan Kotim ini, sangat berharap kepada pemerintah daerah setempat benar-benar memperhatikan keluhan para petani padi. Tidak hanya pupuk subsidi bahkan mengenai peralatan penunjang lainnya misalnya hand tractor dan lainnya,” pungkasnya. (BS/CNB)