Ditpolairud Lanjutkan Pencarian Korban Tenggelam di Pangkalan Bun

CANALBERITA.COM – Di hari keempat Jumat 25 Februari 2022, Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polisi Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) masih melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Nyirih Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Pangkalan Bun.

Markas Unit (Marnit) Kumai/KP.XVIII-1005 dan KP.XVIII-2004 bersama tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI dan instansi lainnya terus menyisir sungai tempat korban Jainudin (34) hilang yang tak kunjung ditemukan.

Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol Edward Indharmawan Eka Candra melalui Kepala Markas Unit Kumai Bripka Tandri Sekman mengatakan, pencarian tetap terus dilakukan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) dan sampai waktu yang ditentukan.

“Hingga saat ini, kami masih melakukan pencarian terhadap korban atas nama Jainudin,” ujarnya.

Bripka Tandri menjelaskan, pencarian fokus dititik awal tenggelamnya korban. Adapun penyelamatan dengan menyelam tidak memungkinkan karena kondisi air yang sangat keruh.

“Selain itu, arus di lokasi kejadian cukup deras sehingga upaya penyelamatan dengan penyelaman tidak memungkinkan. Kami fokus melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran sekitar kejadian dan menggunakan alat pancing rawai,” jelas Bripka Tandri.

Bripka Tandri juga mengimbau kepada masyarakat yang melakukan kegiatan atau aktivitas di perairan, agar memperhatikan kondisi cuaca dan melengkapi alat keselamatan sarana yang digunakan agar dapat meminimalisir kejadian yang serupa.

Korban Jainudin diketahui berangkat memancing bersama dua rekannya Mathari (30) dan Sandi Setiawan (24) pada Selasa 22 Februari 2022 pukul 23.00 WIB di Sungai Nyirih, Kumai.

Disaat itu, Mathari naik keatas mencari umpan sedangkan Sandi Setiawan dan Jainudin menetap dalam perahu yang diikat ditiang pancang. Akan tetapi saat Mathari balik perahu dan kedua rekannya sudah tidak ada ditampat.

Sehingga mereka dilaporkan tenggelam, kemudian dilakukan pencarian dan pada Rabu 23 Februari 2022 sekitar pukul 11.00 WIB jasad Sandi Setiawan berhasil ditemukan, sedangkan Jainudin sampai sekarang masih dalam pencarian tim gabungan. (CNB1)