Ternyata Ini Motif Anak Bawah Umur Membunuh Bos Bengkel

CANALBERITA.COM – Kurangan dari 2×24 jam, Jajaran Satreskrim Polres Barito Selatan berhasil meringkus pelaku pembunuhan RS (28), seorang bos bengkel di Jalan AMD I Buntok yang terjadi pada Rabu 5 Januari 2022 sekitar pukul 07.30 WIB.

Pelaku RN (17) tahun tersebut diringkus pihak kepolisian didalam rumahnya di Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan sekitar pukul 11.00 WIB di hari yang sama.

Kepada polisi, RN mengaku menghabisi nyawa RS (korban) karena jengkel tidak membayarkan biaya pengobatan dan tali asih atas kasus penganiayaan yang dilakukan oleh korban bersama rekannya karena kasusnya sudah damai dan diselesaikan secara kekeluargaan jauh sebelum kasus pembunuhan terjadi.

Karena setiap diminta uang untuk mengganti uang berobat, korban mengatakan tidak ada sehingga keamarahan RN memuncak dan nekat menghabisi nyawa mantan bosnya itu.

Dalam press release, Kapolres Barsel, AKBP Yusfandi Usman didampingi Wakapolres dan Kasat Reskrim menerangkan, sebelum terjadi pembunuhan tersebut pelaku ini sebelumnya menelpon korban dan meminta uang namun dijawab korban belum ada, sehingga keduanya langsung terjadi cek cok.

Setelah itu, pelaku langsung mengambil senjata tajam yang disimpan di bawah kasur dan mendatang kediaman korban menggunakan sepeda motor. Setiba di lokasi jadian korban kaget tiba-tiba pelaku ini ada disampingnya dan terpeleset dan situlah langsung ditusukan sajam ini mengenai dada kiri korban.

“Melihat korban berupaya bangun, pelaku kembali menyerang dengan menusukan sajam hingga korban langsung tersungkur dan tidak sadarkan diri,” ungkap Kapolres, Kamis 6 Januari 2022.

Melihat korban tidak sadar dengan berlumuran darah dan warga berdatangan, pelaku ini langsung mengambil kendaraannya namun tidak bisa hidup dan dia pergi berlari menuju rumahnya.

“Tidak perlu waktu lama, pelaku berhasil ditangkap anggota kita kurang 4 jam usai kejadian. Dia ditangkap di kediamannya,” tuturnya. (CNB1)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.