Produk Kerajinan Gunung Mas Diminati Pembeli dari China dan Belanda

CANALBERITA.COM – Hasil produk para perajin di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah (Kalteng), diantaranya kecapi (alat musik tradisional) dan mandau (senjata khas Suku Dayak) serta lainnya diminati para pembeli mancanegara dari China dan Belanda.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunung Mas Ferry Maigrit, mengatakan, meski produk yang dihasilkan perajin di daerah ini sudah diminati pembeli dari mancanegara, pihaknya terus membina para perajin agar produk yang dihasilkan semakin berkualitas.

Tidak hanya membina, pihaknya juga bekerja sama dengan Dekranasda Gunung Mas dalam memasarkan produk yang dihasilkan perajin, terlebih saat ini sudah ada gedung showroom Dekranasda yang terletak di Kuala Kurun.

Dikatakan bahwa pada tahun 2021 Disperindag telah membina sejumlah perajin dan pada 2022 ini rencananya pembinaan juga akan dilakukan kepada para perajin di Desa Hurung Bunut, Kecamatan Kurun.

Pembinaan kepada para perajin di Hurung Bunut dilakukan untuk mendukung program unggulan kepala daerah yakni Smart Tourism atau pariwisata yang unggul, mengingat Hurung Bunut merupakan desa wisata,” kata Ferry, dikutip dari Antara, Jumat 14 Januari 2022.

Dia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pembinaan terhadap para perajin, supaya produk yang dihasilkan semakin diminati pembeli.

Sejak beberapa tahun lalu kami membina sejumlah perajin yang memiliki potensi. Pembinaan akan terus dilakukan, supaya produk yang mereka hasilkan semakin berkualitas dan diminati pembeli,” ucap dia.

Sebelumnya, Bupati Gunung Mas Jaya S Monong mengajak masyarakat untuk mencintai dan membeli produk perajin dari kabupaten setempat, yang dinilai tidak kalah bersaing dengan produk dari daerah lain.

Produk perajin Gunung Mas bahkan diminati pembeli dari mancanegara. Ini membuktikan produk kita tidak kalah bersaing jika dibandingkan dengan produk daerah lain,” kata orang nomor satu di kabupaten bermoto ‘Habangkalan Penyang Karuhei Tatau’ ini. (BS/CNB)