Pemukulan Anggota Polwan Polda Kalteng Karena Kesalahpahaman

CANALBERITA.COM – Agar polemik tidak bias di masyarakat atas dugaan pemukulan yang dilakukan oleh anggota TNI AD Batalyon Raider 631 Antang pada Sabtu 4 Desember 2021 malam di halaman parkir O2 Cafe & Sport Bar.

Polda Kalteng dan Korem 102 Panju Panjung langsung mengambil langkah cepat dengan menggelar press release yang bertempat di Makorem Jalan Imam Bonjol Kota Palangka Raya, Selasa 7 Desember 2021.

Dalam kesempatan itu, Kapenrem Korem 102 Panju Panju Panjung Mayor Inf Mahsum Abadi menyampaikan, kejadian itu adalah murni kesalahpaham dan sebagai instansi sangat menyayangkan atas kejadian tersebut.

Namun dirinya tetap memproses oknum Batalyon Raider 631 Antang yang terlibat sesuai hukum peradilan militer.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi karena sinergitas antara TNI-Polri di Kalimantan Tengah sudah sangat baik dan sangat perlu kita jaga,” terangnya.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol K Eko Saputro menyampaikan, terima kasih kepada pihak Korem 102 Panju Panjung karena tetap menjunjung tinggi keadilan dengan memproses hukum para oknum TNI yang terlibat.

“Kami juga berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi antara TNI – Polri di Kalimantan Tengah sehingga sinergitas dan soliditas tetap terjaga,” tutupnya.

Dalam sempatan itu juga dihadiri oleh Kabidpropam Kombes Pol Heri Setyawan, Dirsamapta Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri dan Komandan Batalyon Raider 631 Antang. (CNB1)