Bantuan Perahu Untuk Nelayan dari Pemkot Palangka Raya

canalberita.com — Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah menyerahkan bantuan perahu untuk 21 nelayan tangkap di kota setempat.

Secara simbolis penyerahan bantuan 21 perahu untuk itu dilakukan oleh Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin melalui Wakil Wali Kota Umi Mastikah didampingi Kepala Dinas Perikanan Kalteng Ritadewi Indriarti.

Wakil Wali Kota Palangka Raya Umi Mastikah usai penyerahan secara simbolis berharap bantuan perahu tersebut dapat meningkatkan kemampuan nelayan memaksimalkan pemanfaatan potensi perikanan yang ada di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah.

Selain itu, juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi berbagai perairan yang ada di Kota Palangka Raya dari berbagai praktik penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan.

“Kami berharap berbagai program yang ada nantinya dapat meningkatkan daya saing nelayan sehingga semakin meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan keluarga di tengah pandemi COVID-19,” katanya.

Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Ritadewi Indriarti, menerangkan bahwa pendanaan bantuan perahu tersebut berasal dari dana alokasi khusus dari Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2021.

“Ke-21 nelayan tangkap yang mendapat bantuan itu berada di Kelurahan Tumbang Tahai dan Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu. Perahu yang kita serahkan ini berkekuatan 3 GT. Selain perahu kita juga menyerahkan alat tangkap ramah lingkungan, pelampung dan lampu senter,” kata Indriarti, dilansir dari Antara, Rabu 22 September 2021

Indriarti mengatakan, bahwa awalnya pengajuan bantuan perahu tersebut untuk nelayan tangkap yang tersebar di dua kecamatan. Namun, lanjut dia, kementerian ingin program bantuan dipusatkan di satu wilayah kecamatan dan terpilihlah nelayan di wilayah Kecamatan Bukit Batu.

Penyerahan bantuan perahu untuk nelayan tangkap itu juga dirangkai dengan pelatihan dan sosialisasi tentang pengolahan produk perikanan yang diikuti secara luring oleh 25 peserta dari lima kelompok pengolahan pemasaran hasil ikan di Palangka Raya dengan kategori pemula.

Selain itu para peserta juga diedukasi mengenai pentingnya menjaga kualitas produk baik dari bahan baku dan proses produksi yang higienis, legalitas produk, nama produk, pengemasan hingga cara memaksimalkan potensi pemasaran memanfaatkan perkembangan teknologi.

“Kelompok pengolahan pemasaran hasil ikan yang mengikuti pelatihan ini ini juga mendapat peralatan penunjang usaha seperti lemari pendingin dan pengering makanan,” katanya.

 

Disclaimer Artikel ini merupakan kerja sama Canal Berita dengan Berita Sampit. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Berita Sampit.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.