Kalteng Terima 133 Alat Konsentrator Oksigen Bantuan dari Presiden RI Joko Widodo

canalberita.com – Penyebaran Covid-19 di Kalimantan Tengah sangat masif. Kasus yang terkonfirmasi positif diatas 200 orang per hari dan yang meninggal dunia belasan orang hingga puluhan orang.

Bahkan belakangan ini di semua rumah sakit mengalami kekurangan stok oksigen untuk para pasien, sehingga pemerintan daerah mencoba meminta bantuan kepada Pemerintah Pusat.

Permintaan tersebut mendapat respon positif dari Pemerintah Pusat, karena melihat tingkat terkonfirmasi positif dan meninggal dunia di Kalimantan Tengah mengalami lonjak.

Bantuan pun langsung dikirim Presiden RI Joko Widodo disambut oleh Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran didamping Wakil Gubenur H Edy Pratowo, Kapolda Kalteng, Irjen Pol Dedi Prasetyo, Danrem 102 Panju Panjung Brigjen Purwo Sudaryanto di Bandara Tjilik Palangka Raya, Kamis (5 Agustus 2011) siang.

“Kita sangat bersyukur, bapak Presiden sudah memberikan bantuan Alat Konsentrator Oksigen sebanyak 133 unit. Kita harapkan bantuan ini bisa meminimalisir tingkat kematian di Kalimantan Tengah,” ucap Sugianto Sabran dihadapan awak media.

Gubernur dua periode ini menambahkan, bantuan Alat Konsentrator Oksigen ini nantinya akan ditempatkan ditiap-tiap rumah sakit yang sangat membutuhkan.

“Selain Alat Konsentrator Oksigen, kita juga meminta kepada bapak Presiden oabat-obatan dan vaksin. Semoga dalam waktu dekat ini datang ke Provinsi Kalimantan Tengah. Namun saya tetap mengingatkan masyarakat selalu disiplin protokol kesehatan, agar terhindar dalam penyebaran Covid-19 ini,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, dr Sayuti Syamsul menjelaskan, alat ini menangkap udara disekitarnya dan mengolah menjadi oksigen dengan 90% sampai 99% oksigen.

“Yang jelas alat ini akan diberikan kepada rumah sakit – rumah sakit yang membutuhkan, namun secara teknisnya nanti. Namun sekarang ini kita harapkan kebutuhan oksigen sementara waktu bisa terpunuhi,” tuturnya.

(cb-1)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.