Harry Kane Jadi Bahan Ejekan

canalberota.com – Pemain bintang Tottenham Hotspurs, Harry Kane, akhirnya kembali melakoni laga bersama timnya pada musim 2021-2022. Tetapi, kehadirannya dalam laga Wolverhampton vs Tottenham Hotspur dalam pekan kedua Liga Inggris 2021-2022 justru menjadi bahan ejekan dari pendukung Wolves.

Sebagaimana diketahui, Tottenham Hotspurs melakukan lawatan ke markas Wolverhampton Wanderers, Stadion Molineux, pada Minggu 22 Agustus 2021 malam WIB. Laga itu berakhir dengan kemenangan Tottenham dengan skor 1-0.

Kemenangan tim besutan Nuno Espi

rito Santo didapat berkat gol cepat Dele Alli pada menit kesembilan. Dia mencetaknya melalui tendangan dari titik putih.

Meski Dele Alli mencetak gol, perhatian publik tak sepenuhnya tertuju kepadanya. Sosok Harry Kane juga mendapat perhatian lebih dari publik. Kane sendiri tidak bermain penuh pada laga itu.

Pemain Timnas Inggris tersebut baru masuk pada menit ke-72. Ketika itu, Harry Kane masuk untuk menggantikan Son Heung-min. Sayang, dia tak bisa menambah keunggulan Tottenham. Tentunya, kehadiran Kane jadi kebahagiaan bagi pendukung Tottenham, tetapi sepertinya tidak untuk fans Wolves.

Harry Kane menggantikan Son Heung-min di menit ke-72 (foto: twitter).

Seperti dikabarkan The Sun, Senin (23/8/2021), Kane sudah menjadi bahan olok-olok pendukung Wolves sejak masuk ke lapangan. Dia bahkan disebut ingin meninggalkan Tottenham oleh penggemar tuan rumah.

Pendukung Tottenham tentunya tidak terima dengan ejekan tersebut. Mereka pun tak ragu membalas dengan ucapan yang menyebut harga Kane lebih mahal ketimbang seluruh skuad Wolves.

Pendukung Wolves sendiri tak mengejek tanpa alasan. Sebelumnya, Manchester City dikabarkan sedang menyiapkan tawaran sebesar 150 juta poundsterling (sekira Rp2,9 triliun) untuk mendatangkan Kane ke Etihad Stadium.

Tawaran tersebut adalah yang kedua dari klub Manchester City. Sebelumnya, penawaran pertama mereka sudah ditolak oleh The Lilywhites -julukan Tottenham. Kabarnya, Man City berencana untuk melayangkan penawaran ketiga.

Pada musim lalu, Kane mengaku tidak akan ragu meninggalkan Tottenham jika tidak bisa mendapat gelar lagi bersama klub asal London Utara itu. Keinginannya itu pun dikabarkan telah melalui kesepakatan dengan CEO Tottenham, Daniel Levy.

(sumber: okezone.com)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.