Penyebab Kebakaran Toko Di Sampit Diduga Dari Kompor, Pemilik Toko Diperiksa Polisi

canalberita.com–Setelah hampir 2 jam lamanya, akhirnya kebakaran hebat di Pertokoan Jalan Iskandar sekitar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur berhasil dipadamkan, dengan melibatkan sebanyak 40 orang regu Pemadam Kebakaran, masyarakat beserta 6 unit mobil pemadam Kotim, Rabu 28 Juli 2021.

Namun untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab kebakaran ruko tersebut, polisi masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan para saksi.

“Dugaan sementara menurut keterangan saksi kemungkinan berasal dari kompor, cuman kita belum bisa memastikan, nanti ada tim dari identifikasi dari Polres akan mengeceknya,” kata Kapolsek Ketapang AKP. Samsul Bahri.

Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan juga akan mencek ruko-ruko tersebut, serta akan memanggil pemilik toko untuk diperiksa.

“Sementara ini kita juga belum bisa mentotalkan berapa kerugian akibat kebakaran ini, sebab masih kita data,” tutupnya.

Sebelumnya kebakaran hebat ini sontak membuat warga serta pemilik toko yang ada di sekitar PPM panik. Kobaran api yang cukup besar ditambah banyaknya bahan yang mudah terbakar, seperti plastik dan sendal yang berada di gudang yang terbakar membuat api sulit untuk dipadamkan.

Kepala Damkar Kotim Rihel, mengatakan ada 4 ruko yang terbakar namun hanya di bagian lantai 2 yang terbakar. Sedangkan sebagian besar yang terbakar merupakan gudang penyimpanan yang ada di belakang ruko tersebut.

“Kebakaran sendiri diperkirakan terjadi pada pukul 14.00 Wib, dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 Wib. Kalau penyebabnya kemungkinan korsleting, tapi pihak kepolisian yang nantinya bisa memastikan penyebab kebakaran itu, karena mereka ada tim identifikasinya,” tandasnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Canal Berita dengan Berita Sampit. 
Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan 
keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Berita Sampit.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.